Pilpres 2019
Pernyataan 'Setan Gundul' Andi Arief Soal Koalisi Adil Makmur Menuai Reaksi dan Penasaran Sandiaga
Tanggapan Hidayat Nur Wahid dan Sandiaga Uno terkait pernyataan Setan Gundul yang diungkapkan politikus Partai Demokrat Andi Arief.
Penulis:
Adi Suhendi
Mantan Wakil Gubernur DKI itu mengaku tidak mau berburuk sangka bahwa apa yang disampaikan Andi Arief itu merupakan bagian dari manuver partai Demokrat usai pemungutan suara Pemilu 2019.
Karena menurut Sandiaga, sebelumnya juga, saat berkoalisi Andi Arief pernah menyebutkan bahwa dirinya memberikan mahar politik kepadan PAN dan PKS.
"Jadi menurut saya engga jelas ini dan apa saya engga tahu engga layak komentar, karena menurut saya fokus kita pemilu Jurdil selesaikan prosesnya dan koreski-koreksi," katanya.
Isu arah koalisi PAN dan Demokrat
Setelah pemungutan suara pada 17 April 2019, koalisi Adil Makmur yang terdiri dari partai Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, dan Berkarya mulai menjadi sorotan.
Diawali dengan isu merapatnya Partai Amanat Nasional (PAN) ke kubu Jokowi setelah Zulkifli Hasan bertemu Jokowi di Istana Negara usai pelantikan gubernur Maluku, Rabu (24/4/2019).
Terlebih muncul pernyataan dari Wakil Ketua Umum PAN, Bara Hasibuan, terkait arah koaliasi PAN.
Bara Hasibuan saat itu mengatakan meski kedatangan Zulkifli Hasan ke Istana Negara sebagai Ketua MPR, namun posisi Ketua Umum PAN tetap melekat.
Baca: Ifan Seventeen Kembali Unggah Potret Sang Anak, Rania Dzaqira yang Berhasil Lulus SD Papa Love You
Karena itu, ia menilai peristiwa tersebut sebagai bentuk kenegarawanan Zulkifli Hasan.
"Itu menunjukkan sikap kenegarawanan dari pak Zulkifli sebagai ketua MPR dan posisinya tidak bisa dipisahkan pak Zul adalah ketum PAN," kata Bara Hasibuan di Kompleks Parlemen, Senayan,Jakarta, Kamis, (25/4/2019).
Bara Hasibuan mengatakan saat ini partainya sedang meninjau kembali posisi koalisi.
Karena menurutnya Pemilu Presiden telah usai.
"Yang jelas kita kan akan melihat posisi kita lagi ya, kan pemilihan presiden sudah selesai, ya jadi kita lihat nanti kedepannya gimana," katanya.
Terpenting saat ini menurutnya, Jokowi dan Zulkifli Hasan sudah berkomunikasi.
Baca: Bawaslu: Yang Berwenang Pegang Form C1 Asli Hanya Saksi, Panwas dan KPU
Tinggal menurutnya apakah komunikasi tersebut akan berujung pada reposisi koalisi atau tidak.