Pilpres 2019

Pembubaran Koalisi Capres 01 dan 02 Bisa Turunkan Tensi Politik?

Menurutnya hingga saat ini masih ada kelompok yang menyuarakan mengenai dugaan kecurangan pemilu lalu dan telah mendaftarkan gugatan

Pembubaran Koalisi Capres 01 dan 02 Bisa Turunkan Tensi Politik?
Tribun-video.com/Monica
Foto ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik, Hendri Satrio menilai pembubaran koalisi belum tentu bisa menurunkan tensi politik di tanah air setelah Pemilu 2019.

Menurutnya hingga saat ini masih ada kelompok yang menyuarakan mengenai dugaan kecurangan pemilu lalu dan telah mendaftarkan gugatan mereka di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Jadi bukan soal ada atau tidak koalisi. Tapi lebih pada soal bagaimana proses pemilu itu sendiri," ujar pendiri lembaga survei KedaiKOPI ini kepada Tribunnews.com, Minggu (9/6/2019).

Hal tersbut diungkapkan Hendri Satrio menanggapi pernyataan Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik yang meminta calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto membubarkan koalisi partai politik pendukungnya masing-masing.

Baca: Dewi Perssik Sudah Ikhlas Atas Meninggalnya Sang Ayah

Baca: Info BMKG: Selain Cilacap dan Nusa Dua, Gempa Cukup Besar juga Guncang Papua

Baca: Elite NasDem: Kalau Koalisi Dibubarkan Nanti yang Berkeringat dan Tidak Ingin Diperlakukan Sama Dong

Menurut dia, putusan MK lah yang akan membuat semuanya menjadi kembali kondisi politik tanah air.

Karena itu akan sulit, kata dia, jika sekarang ini dilakukan pembubaran koalisi.

Selain itu juga dia menilai sulit untuk memenuhi usulan elite Demokrat tersebut.

Khususnya untuk koalisi pendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019 berdasarkan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kalau koalisi 02 mungkin akan mudah membubuarkan koalisi itu. Karena saat ini sebagai pihak yang kalah lah oleh KPU, maka akan lebih membubarkan itu," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved