Pilpres 2019

Ini Penjelasan Mahfud MD Soal Pelanggaran Kampanye yang Gunakan Uang Negara

Mantan Ketua MK, Mahfud MD menjelaskan tentang capres yang terbukti gunakan uang negara untuk kampanye tak bisa didiskualifikasi.

Ini Penjelasan Mahfud MD Soal Pelanggaran Kampanye yang Gunakan Uang Negara
IST
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menjelaskan tentang capres yang terbukti gunakan uang negara untuk kampanye, tak bisa didiskualifikasi. 

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menjelaskan tentang capres yang terbukti gunakan uang negara untuk kampanye, tak bisa didiskualifikasi.

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD mengatakan bahwa seorang calon yang terbukti menggunakan uang negara untuk keperluan kampanye tak bisa didiskualifikasi.

Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Mahfud MD saat menjadi narasumber dalam tayangan Metrotv Live, Selasa (18/6/2019).

Dalam menjelaskan, Mahfud memberikan contoh kasus yang pernah ia tangani saat menjabat di MK.

Baca: Soal Klaim Kemenangan 52 Persen Prabowo-Sandi, Ini Kata Mahfud MD

Baca: Pendapat Mahfud MD setelah Amati Sidang Kedua MK, Samakan Semua Pihak: Selalu Dramatis Ceritanya

"Ini saya beri contoh ya, ada gubernur yang masuk penjara, waktu di MK dia terbukti secara sah dan meyakinkan dia menggunakan dana negara untuk keperluan kampanye," ujar Mahfud.

"Tapi dinyatakan MK tetap menang," ungkapnya.

Mahfud menjelaskan, karena tidak ada yang bisa membuktikan apakah seseorang mencoblos gubernur tersebut karena diberikan uang.

"Ketika menggunakan dana itu, tidak ada yang bisa membuktikan bahwa dana itu betul-betul menyebabkan suara berubah, orang itu dikasi uang belum tentu nyoblos," ujarnya.

Ia mengatakan hukuman gubernur tersebut dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca: Mahfud MD Sebut 02 akan Tetap Kalah walaupun Diberikan Suara Penuh di Kabupaten, Ini Penjelasannya

Baca: Soal Tudingan Pejabat BUMN Ikut Pilpres, Mahfud MD: Dibuktikan Saja di Pengadilan

"Nah olah sebab itu kita katakan Anda menang tapi Anda kami laporkan ke KPK."

Halaman
123
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved