Sabtu, 23 Mei 2026

Ditopang 3 Faktor, LPKR Raih Laba Bersih Rp 169 Miliar pada Kuartal I 2025

Segmen properti LPKR mencatat pra penjualan sebesar Rp1,26 triliun pada Kuartal I 2025, mencapai 20?ri target tahun ini.

Tayang:
Istimewa
KINERJA LPKR - Suasana salah satu kompleks perumahan yang dibangun LPKR. Kinerja LPR tahun terus membaik. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), platform real estat dan layanan kesehatan terintegrasi di Indonesia, berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp169 miliar pada Kuartal I 2025.

Capaian ini  berbanding terbalik dengan kerugian sebesar Rp179 miliar pada triwulan pertama 2024.

Sementara EBITDA atau penghitungan kotor dari laba sebesar Rp375 miliar.

LPKR mempertahankan posisi likuiditas yang sehat dengan kas pada akhir periode meningkat menjadi Rp2,77 triliun dari Rp2,62 triliun tahun sebelumnya.

Baca juga: Ditopang Kinerja Bisnis & Divestasi Aset Strategis, LPKR Raih Laba Bersih Rp 18,7 Triliun pada 2024

"Ini mencerminkan pengelolaan kas yang efektif," ujar John Riady, Group CEO Lippo Indonesia, dikutip pada Senin (5/5/2025).

Pada Kuartal I 2025, biaya bunga bersih turun 71 persen YoY (year on year/tahunan) menjadi Rp93 miliar. 

Dia mengatakan penurunan ini didorong oleh keberhasilan pelunasan obligasi sebesar Rp1,04 triliun dan pinjaman bank sebesar Rp740 miliar, yang menggarisbawahi komitmen LPKR untuk mengurangi utang sekaligus mengoptimalkan struktur modalnya. 

"Upaya ini telah menghasilkan neraca yang lebih kuat dan biaya pendanaan yang lebih rendah di masa mendatang," ujarnya.

Secara umum, pencapaian ini mencerminkan fokus perusahaan pada pelaksanaan 3 bisnis inti yakni kinerja operasional yang solid, manajemen biaya yang efisien, dan pengurangan hutang.

Segmen properti LPKR mencatat pra penjualan sebesar Rp1,26 triliun pada Kuartal I 2025, mencapai 20?ri target tahun ini.

Menurutnya hasil tersebut didukung oleh permintaan berkelanjutan untuk rumah tapak yang terjangkau di berbagai lokasi, dengan kontribusi 80?ri total pra penjualan yang mencerminkan minat yang kuat dari pembeli rumah pertama maupun pengguna akhir.

Proyek unggulan seperti Cendana Homes, XYZ Livin, dan Waterfront Uptown terus mendapatkan daya tarik, didukung oleh peluncuran Park Serpong Fase 4 dan Seri Blackslate di Tanjung Bunga, Makassar, dengan tingkat penyerapan masing-masing 96?n 88%.

Di Lippo Karawaci (Holdco), penjualan residensial menyumbang Rp792 miliar, dengan tambahan kontribusi dari unit komersial (Rp 71 miliar), stok hunian bertingkat (Rp 28 miliar), tanah kavling (Rp 18 miliar), dan tanah pemakaman di San Diego Hills (Rp 31 miliar). 

Anak usaha PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) melaporkan pra penjualan Rp323 miliar, dengan rumah tapak dan rumah toko menyumbang lebih dari 96?ri total penjualan. Proyek-proyek seperti XYZ Livin dan Cendana Spark North terus menarik minat pembeli.

Segmen gaya hidup (mal dan hotel) LPKR melaporkan kinerja yang kuat pada kuartal ini, dengan pendapatan tumbuh 13% YoY menjadi Rp322 miliar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved