Ramadan 2026
KH Cholil Nafis: Yang Membedakan Manusia dengan AI Adalah Integritas
Wakil Ketua Umum MUI Kiai Cholil Nafis menekankan bahwa yang membedakan manusia dengan kecerdasan buatan adalah integritas.
“Dalam Islam, ilmu harus ada sanadnya. Harus ada mata rantai yang bisa dipercaya. Tidak bisa hanya sekadar informasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, KH Cholil menekankan bahwa yang membedakan manusia dengan kecerdasan buatan adalah integritas.
Menurutnya, setinggi apa pun ilmu seseorang, tanpa integritas maka tidak akan memiliki nilai.
“Yang membedakan kita dengan AI adalah integritas. Orang berilmu punya nilai tambah dibanding mesin ketika dia punya integritas. Memang ada risikonya, tetapi di situlah harga diri keilmuan,” ujarnya.
Ia pun berpesan agar generasi muda tidak menggantungkan komitmen keilmuan pada bayaran atau pesanan tertentu. Konsistensi dan integritas dalam memegang ilmu, lanjutnya, sama sulitnya dengan proses mencari ilmu itu sendiri.
“Belajar, belajar, dan belajar. Setelah itu, komitmen dengan ilmu. Jangan tergantung bayarannya,” tandasnya.