Ramadan 2026
Amankah Olahraga Lari saat Puasa? Ini Waktu Terbaik dan Strategi agar Tetap Fit
Olahraga lari saat puasa aman bagi orang sehat jika dilakukan dengan waktu, intensitas, dan hidrasi yang tepat.
Ringkasan Berita:
- Olahraga lari saat puasa aman bagi orang sehat jika dilakukan dengan waktu, intensitas, dan hidrasi yang tepat, serta bertujuan menjaga kebugaran, bukan mengejar performa.
- Waktu terbaik untuk lari saat puasa adalah setelah berbuka (30–45 menit, ringan–sedang) atau menjelang berbuka (15–30 menit, ringan), sementara lari setelah sahur berisiko lebih tinggi.
- Jaga hidrasi dengan pola minum bertahap (4–2–2), konsumsi makanan seimbang, dan cukup tidur (7–9 jam) agar tubuh tetap fit selama puasa.
TRIBUNNEWS.COM - Bulan puasa sering membuat sebagian orang ragu untuk tetap berolahraga, terutama lari.
Pertanyaannya, amankah olahraga lari saat puasa?
Secara umum, lari saat puasa tetap diperbolehkan karena tubuh masih memiliki cadangan energi dari sahur.
Namun, intensitas dan durasi latihan perlu disesuaikan agar tidak memicu dehidrasi, kelelahan berlebihan, atau penurunan gula darah secara drastis.
Kunci utamanya adalah memilih waktu yang tepat dan menjaga asupan nutrisi.
Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Agil Wahyu Wicaksono, menjelaskan bahwa olahraga lari saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan tergolong aman bagi orang yang sehat.
Syaratnya, dilakukan dengan pengaturan waktu, intensitas, dan strategi hidrasi yang tepat.
Ia juga menekankan pentingnya memahami kondisi tubuh masing-masing agar manfaat olahraga tetap optimal tanpa membahayakan kesehatan.
"Secara medis, aktivitas lari saat berpuasa tidak dilarang. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa individu sehat tetap dapat melakukan olahraga ringan hingga sedang selama Ramadhan tanpa risiko kesehatan yang signifikan," kata Agil, dilansir dari laman resmi ipb.ac.id, Rabu (18/2/2026).
Agil mengingatkan bahwa pelari perlu memperhatikan tiga hal utama sebelum berlari saat puasa, yaitu waktu (timing), intensitas, dan kondisi fisik.
"Lari saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebenarnya masih tergolong aman, terutama untuk orang yang berada dalam kondisi sehat dan dilakukan dengan cara yang tepat," ujarnya.
Baca juga: Hukum Menghirup Inhaler Beraroma Saat Berpuasa, Apakah Membatalkan?
Ia menegaskan, tujuan olahraga selama puasa sebaiknya untuk menjaga kebugaran, bukan mengejar performa maksimal.
Waktu Terbaik
Terkait waktu pelaksanaan, dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University tersebut menyebutkan bahwa waktu setelah berbuka puasa merupakan pilihan paling aman.
Pada saat itu, tubuh sudah mendapatkan asupan makanan dan cairan sehingga risiko dehidrasi lebih kecil.
Lari bisa dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang selama 30–45 menit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jogging-Track-di-Solo-Square-Mall.jpg)