Rabu, 20 Mei 2026

Ramadan 2026

Puasa Ramadan, Jalan Tol dari Allah Bagi Hambanya untuk Jadi Orang Bertakwa

Sebagaimana disebutkan di surat Al Baqarah ayat 183, puasa diwajibkan bagi orang beriman agar mendapatkan kedudukan takwa.

Tayang:
Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Bobby Wiratama
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
TADARUS - Umat Islam membaca (tadarus) Al Quran di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (22/2/2026). Umat Islam memanfaatkan waktu puasa dengan memperbanyak ibadah salah satunya dengan tadarus Al Quran guna menambah amalan dan pahala selama bulan suci Ramadan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Ringkasan Berita:
  • Umat Islam wajib menjalankan puasa, sebagaimana firman Allah di surat Al Baqarah 183.
  • Ibadah puasa menjadi salah satu rahmat Allah agar para hambaNya menjadi orang betakwa.
  • Pengertian takwa adalah mengerjakan ketaatan, meninggalkan kemaksiatan, dan bertaubat saat berbuat salah.

 

TRIBUNNEWS.COM - Bulan Ramadan identik  dengan salah satu ibadah yang diwajibkan  bagi umat Islam, yaitu puasa.

Dalil yang menegaskan kewajiban berpuasa bagi umat Islam disebutkan di dalam Al  Qur'an, tepatnya di surat Al Baqarah ayat 183.

'Yaa ayyuhalladzina 'amanu kutiba 'alaikumush-shiyaamu kamaa kutiba 'alalladziina min qablikum la'allakum tattaquun'.

Artinya, 'Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.'

Ayat tersebut tak hanya menjelaskan soal kewajiban berpuasa.

Melalui firman-Nya itu, Allah Subhanahu Wa Ta'ala menghendaki hambanya menjadi pribadi bertakwa.

Ibadah puasa tak semestinya dipandang sebagai sebuah beban atau sesuatu yang memberatkan untuk dijalani.

Sebaliknya, ibadah satu ini adalah sarana atau rahmat dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala bagi hamba-hambaNya.

Sebagaimana hal itu diterangkan Ustadz Rizky Narendra, Lc, pengajar mata pelajaran tafsir Al Qur'an di Pondok Pesantren Imam Bukhari, Selokaton, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

"Puasa itu jalan tol yang Allah sediakan bagi hamba-hambaNya untuk menjadi orang bertakwa," terang Ustadz Rizky saat ditemui Tribunnews di lantai dua masjid Pondok Pesantren Imam Bukhari, Senin (23/2/2026).

"Yang diajak adalah orang beriman, diajak untuk puasa dengan target takwa."

"Artinya, tidak semua orang beriman itu bertakwa. Tidak hanya kita saat ini, kaum terdahulu juga tidak bertakwa melainkan melewati jalan ini," paparnya.

USTADZ - Ustadz Rizky Narendra, pengajar mata pelajaran tafsir Al Qur'an di Pondok Pesantren Imam Bukhari, Selokaton, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, saat ditemui Tribunnews di lantai dua masjid Pondok Pesantren Imam Bukhari, Senin (23/2/2026), siang.
USTADZ - Ustadz Rizky Narendra, pengajar mata pelajaran tafsir Al Qur'an di Pondok Pesantren Imam Bukhari, Selokaton, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, saat ditemui Tribunnews di lantai dua masjid Pondok Pesantren Imam Bukhari, Senin (23/2/2026), siang. (Tribunnews.com/Guruh Putra Tama)

Allah tak hanya menargetkan hasil akhir bagi seorang hamba tanpa memberikan petunjuk.

Hal itu pula yang berlaku dalam ibadah puasa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved