Kamis, 16 April 2026

Ramadan 2026

Tips Cegah Kenaikan Berat Badan saat Puasa Ramadan, Ini Penjelasan Ahli Gizi

Puasa berpotensi menurunkan berat badan jika asupan kalori dikontrol, menu sahur dan berbuka seimbang, serta dibarengi aktivitas fisik ringan.

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Nuryanti
Tribunnews.com/Namira Yunia Lestanti
BUKA PUASA - Masjid Zayed Solo bagikan 14 ribu paket buka puasa tiap hari selama Ramadan. Puasa berpotensi menurunkan berat badan jika asupan kalori dikontrol, menu sahur dan berbuka seimbang, serta dibarengi aktivitas fisik ringan. 

Meski frekuensi makan berkurang, total kalori harian belum tentu lebih rendah.

Dini menekankan pentingnya memilih jenis makanan agar keseimbangan energi tetap terjaga.

Banyak menu berbuka memiliki kalori tinggi dalam porsi kecil.

Jika sahur dan berbuka didominasi makanan tinggi kalori, kelebihan energi tetap bisa terjadi.

"Apabila pemilihan menu makanan saat sahur dan berbuka lebih banyak makanan dengan densitas kalori tinggi, maka walaupun frekuensi atau porsi makan lebih sedikit bisa jadi tetap terjadi kelebihan asupan kalori sehingga yang terjadi justru kenaikan berat badan," tuturnya.

Dini memberi contoh makanan tinggi lemak dan gula yang sering muncul sebagai takjil.

Satu potong pisang goreng 50 gram mengandung sekitar 130 kilokalori, hampir setara 500 gram pepaya.

Satu sendok makan gula pasir setara sekitar 50 kilokalori.

Minuman manis seperti es buah atau sup buah biasanya ditambahkan sirup atau kental manis yang meningkatkan asupan gula.

"Jika makanan tinggi lemak dan tinggi gula tersebut menjadi menu yang dipilih saat sahur dan berbuka tentu akan menambah jumlah asupan kalori sehari, dan apabila dikonsumsi berlebih maka bisa menyebabkan kelebihan asupan kalori," katanya.

Baca juga: Sudah Sahkah Puasa Jika Tidak Mengucap Niat? Ini Penjelasan Lengkap Sesuai Hadis

Terkait defisit kalori, Dini menekankan perhitungan ideal harus disesuaikan secara personal karena kebutuhan gizi tiap individu berbeda.

Konseling gizi membantu menentukan kebutuhan energi berdasarkan usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas.

Secara umum, prinsip gizi seimbang tetap menjadi pedoman.

Porsi sayur dianjurkan setengah piring, ditambah lauk hewani atau nabati, serta kecukupan cairan.

"Kalau rekomendasi secara umumnya ya atur pola makan dengan mengikuti prinsip gizi seimbang," ujar Dini.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved