Ramadan 2026
Fadhilah Puasa Hari ke-17 Ramadhan 1447 H/ 2026 M, Pahala Keutamaan dan Doa Nuzulul Quran
Fadhilah Puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT akan mengampuni orang berpuasa dan orang tua hingga kakek dan nenek buyut orang tersebut.
Ringkasan Berita:
- Tanggal 17 Ramadhan 1447 H ini bertepatan dengan peristiwa penting dalam sejarah Islam yakni turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW atau disebut Nuzulul Quran.
- Fadhilah Puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT akan mengampuni orang berpuasa dan orang tua hingga kakek dan nenek buyut orang tersebut.
- Orang yang menunaikan puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 H diberi pahala sebanyak para nabi.
TRIBUNNEWS.COM - Hari ini Sabtu, 7 Maret 2026, umat Islam di Indonesia sudah memasuki puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 Hijriah.
Pada tanggal 17 Ramadhan 1447 H ini bertepatan dengan peristiwa penting dalam sejarah Islam yakni turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW atau disebut Nuzulul Quran.
Al-Quran turun di malam sunyi Gua Hira, di kota Mekkah cahayanya menerangi hati Rasulullah Muhammad SAW dan kemudian menjadi pedoman umat Islam dan mengubah peradaban.
Dalam memyambut peristiwa penting ini, puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 H tampak lebih istimewa dibanding hari hari lainnya.
Oleh karenya penting penting bagi setiap Muslim untuk melakukan refleksi diri, mulai sejauh mana kualitas puasa, sholat, tilawah Al-Qur’an, serta amal kebaikan lainnya telah dijalankan dengan optimal.
Puasa di bulan Ramadhan tidak cukup dimaknai sebagai kewajiban menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Lebih dari itu, Ramadhan merupakan kesempatan emas untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal saleh, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Di bulan yang penuh keberkahan ini, pintu rahmat dan ampunan dibuka selebar-lebarnya bagi hamba yang bersungguh-sungguh dalam beribadah.
Setiap amal kebajikan yang dilakukan selama bulan ini dijanjikan pahala yang berlipat ganda.
Karena itu, memasuki hari ke-17 Ramadhan 1447 H, umat Islam dianjurkan semakin menjaga niat, adab, dan kesungguhan dalam menjalankan ibadah puasa agar tidak sekadar menjadi rutinitas tanpa makna.
Memahami keutamaan atau fadhilah puasa hari ke-17 Ramadhan 1447 H dapat menjadi pendorong agar semangat ibadah tetap terjaga.
Baca juga: Semarak Ramadan, Kasatgas Tito Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Melalui ibadah puasa Ramadhan, seorang Muslim dididik untuk meraih derajat takwa, yang menjadi tujuan utama dari seluruh rangkaian ibadah di bulan Ramadhan.
Besarnya nilai puasa ditegaskan dalam sabda Rasulullah SAW:
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah), maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis tersebut menegaskan bahwa puasa yang dilandasi iman dan keikhlasan akan menjadi sebab diampuninya dosa-dosa yang telah lalu. .
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mengisi-puasa-dengan-beribadah-di-masjid-istiqlal-jakarta_20240314_205710.jpg)