Sabtu, 11 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Potensi Cuaca Ekstrem Saat Lebaran, Jalur Mudik Alas Roban Dipantau Khusus

Pemantauan dilakukan karena badai yang terjadi 4 Maret lalu, mengakibatkan 24 tiang listrik roboh dan deretan pohon jati milik Perhutani tumbang.

Penulis: willy Widianto
Editor: Willem Jonata
Tribunnews.com/Willy Widianto
JALUR ALAS ROBAN - Situasi Jalur Alas Roban, Batang, Jawa Tengah, usai peristiwa robohnya tiang listrik dan pohon pada Rabu(4/3/2026) lalu. 
Ringkasan Berita:
  • Saat penanganan pihaknya dibantu oleh banyak warga sekitar agar pohon dan tiang listrik yang tumbang tidak menutup jalan.
  • Sempat diberlakukan rekayasa arus lalu lintas contra flow akibat kemacetan panjang yang terjadi hingga 1 kilometer lebih.

 

TRIBUNNEWS.COM, BATANG - Guna memperlancar giat arus mudik Lebaran Tahun 2026 di jalur utama Alas Roban, Batang, Jawa Tengah terus melakukan pemantauan dan pembaruan dari BMKG mengenai kondisi cuaca.

Hal tersebut dilakukan mengingat kejadian badai angin kencang yang terjadi Rabu(4/3/2026) silam yang mengakibatkan sebanyak 24 tiang listrik roboh dan deretan pohon jati milik Perhutani tumbang.

"Kita siagakan alat-alat berat sebagai bentuk kesiapsiagaan antisipasi ada pohon tumbang. Kami juga terus berkoordinasi dengan Perhutani," kata PPK Satker 1.2 Bina Marga Kementerian PU Wilayah Jawa Tengah-DIY, Ridwan Umbara, Kamis(12/3/2026).

Baca juga: Catatan Mudik Lebaran 2026: Fasilitas Keselamatan Roda Dua dan Transportasi Publik Jadi Sorotan

Ridwan kemudian menceritakan saat badai angin kencang terjadi. Penanganan yang dilakukan pihaknya dibantu oleh banyak warga sekitar agar pohon dan tiang listrik yang tumbang tidak menutup jalan.

Selain itu sempat diberlakukan rekayasa arus lalu lintas contra flow akibat kemacetan panjang yang terjadi hingga 1 kilometer lebih.

"Situasi saat itu juga gelap gulita karena jaringan yang roboh membuat aliran listrik terputus. Kita juga dibantu PLN dalam penanganannya," ujar Ridwan.

Kini, seluruh empat lajur di jalur Semarang maupun Jakarta telah dipastikan kembali normal dan aman untuk dilalui.

Ridwan menegaskan bahwa tidak ada kerusakan pada struktur jalan akibat kejadian tersebut, sehingga fokus saat ini adalah menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang lonjakan kendaraan.

"Kami berharap kejadian serupa tidak terulang agar tidak menganggu kegiatan masyarakat saat berlebaran," ujarnya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved