Minggu, 11 Januari 2026

Bentrok Cikeusik

Ahmadiyah: Kenapa Kami Terus yang Dipojokkan

Humas Pengurus Besar Jemaah Ahmadiyah Indonesia, Mubarik Ahmad meragukan kebeterangan sejumlah saksi

Penulis: Prawira
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Humas Pengurus Besar Jemaah Ahmadiyah Indonesia, Mubarik Ahmad meragukan kebeterangan sejumlah saksi yang menyatakan bahwa kubu Ahmadiyahlah yang lebih dulu melakukan provokasi sehingga memicu bentrok di Cikeusik Pandeglang, Minggu (6/2/2011).

"Disana (Cikeusik) jamaah kami sedikit, saya meragukan informasi yang menyatakan kami melakukan provokasi lebih dulu," kata Mubarik saat dihubungi Tribunnews.com, Minggu (6/2/2011). Menurut Mubarik, jamaah Ahmadiyah di Cikeusik itu sedikit, hanya sekitar 20 orang. "Tak mungkin dan saya sangat ragu, kubu kami melakukan provokasi," katanya.

Menurut Mubarik, setiap kali ada penyerangan selalu saja malah kubu Ahmadiyah yang disalahkan. Menurutnya pihaknya adalah sebagai korban tindak kekerasan dan harus dilindungi.

"Saya sangat sedih dengan statement Kapolres Pandeglang di media yang memojokkan kami. Kami ini korban tindak kekerasan kriminal, bantulah kami," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga orang jamaah Ahmadiyah dinyatakan tewas akibat serangan ribuan warga di Kecamatan Cikeusik Pandeglang Provinsi Banten, Minggu (6/2/2011). Tiga orang yang tewas itu, Mulyadi, Tarno dan Roni. Ketiganya adalah jemaah Ahmadiyah.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved