Jumat, 5 Juni 2026

Bom Bunuh Diri Cirebon

Muchamad Syarif Kecil Dikenal Manja

Muchamad Syarif (31), pelaku bom bunuh diri di masjid Al Zikro, komplek Mapolresta Cirebon, Jumat pekan lalu, membuat guru sekolahnya di SMP

Tayang:
Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Muchamad Syarif (31), pelaku bom bunuh diri di masjid Al Zikro, komplek Mapolresta Cirebon, Jumat pekan lalu, membuat guru sekolahnya di SMP (Taman Dewasa) Taman Siswa, Cirebon tidak percaya. Di mata mereka, Syarif kecil adalah seorang murid yang dikenal pendiam dan manja.

Pengakuan itu disampaikan Nyi Dhiniwati, guru yang pernah mengajar Syarif sejak bangku kelas satu sampai tiga. Ditemui di sekolahnya, pengakuan Nyi sama dengan dua guru lainnya, Ki Ali Bassa yang kini menjadi Kepala Sekolah SMP Taman Siswa, dan Yansefftia.

"Kalau ke sekolah, dia sering bawa mainan. Makanya kita simpan. Jadi mungkin banyak mainan di rumahnya. Dia bermain dengan mainan yang dibawanya. Jarang bermain sama temannya," ujar Dhiniwati, Selasa (18/4/2011).

Karena lebih memilih bermain sendiri, sikap manjanya muncul. Saat itu, sikap Syarif jauh bisa dibilang temperamental. Tidak seperti saat menginjak dewasa. Kalau pun nakal, masih dalam batas kewajaran.

"Ya nakalnya, nakal wajar. Jadi anaknya anteng, enggak ada trouble," imbuhnya.

Meski demikian, sambung Dhiniwati, Syarif tidak sekali dua kali kena omelan karena membawa mainan ke dalam kelas. Mainan yang dibawanya terbilang mewah. Setiap dapat teguran, Syarif selalu ngeyel, atau mendebat. Tapi kemudian menurut lagi. Namun, Dhiniwati tetap menganggap Syarif adalah muridnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved