Senin, 11 Mei 2026

Istri Wali Kota dan Istri Kapolda Rela Berdiri Lebih 40 Menit

Istri Wali Kota Medan Yusrah Boru Siregar dan istri Kapolda Sumut Mutia Sitepu harus berdiri lebih dari 40 menit

Tayang:

Istri Wali Kota Medan Yusrah Boru Siregar dan istri Kapolda Sumut Mutia Sitepu harus berdiri lebih dari 40 menit sembari memegang sepedanya selama 10 menit dalam fun bike HUT ke‑65 Bhayangkara serta HUT ke‑421 Kota Medan, di Jalan Sudirman, Medan, Minggu (26/6) pagi.

Mereka harus bersabar menunggu pelepasan pertama yang dilakukan Kapolri Jenderal Timur Pradopo, yang diawali dari   Jakarta, lalu diikuti seluruh Polda di Indonesia. Apalagi acara ini disiarkan langsung oleh satu stasiun televisi swasta.

Mengenakan seragam olahraga berbeda, Yusrah Siregar dan

Mutia Sitepu yang juga didampingi istri Kapolresta Medan Evi Tagam Sinaga, berada di jajaran paling depan dari peserta lain. Setelah Kapolri melepas peserta fun bike di Medan melalui lalui layar televisi, sekitar 10 ribu peserta merespons sapaan itu dengan gembira.

Setelah itu, Wali Kota Medan, Rahudman Harahap dan Kapolda Sumut Irjen Wisnu Amat Sastro mengangkat bendera start tanda dimulainya gelaran yang pertama kali diselenggarakan. Diawali peserta fun bike, disusul peserta jalan santai.

Jarak yang ditempuh hanya sekitar 8 km, dimulai dari Jalan Sudiman, Jalan S Parman, Jalan Glugur, Jalan Gatot Subroto, Jalan Darusalam, Jalan Gajah Mada, lalu kembali ke Jalan S Parman, Jalan Guru Patimmpus, Jalan Raden Saleh, Jalan Balai Kota, dan finish di Jalan Bukit Barisan atau berkumpul di Lapangan Merdeka Medan.

Peserta berasal dari seluruh pelosok Medan. Kebanyakan dari mereka terlihat datang secara bergerombol sembari mengangkat papan kardus yang bertuliskan daerahnya masing‑masing, seperti Medan Selayang, Medan Sunggal, Medan Barat, Medan Marelan, Medan Johor. Selain itu juga dihadiri para anggota bhayangkara beserta keluarganya yang turut ambil bagian dalam acara ini.

Tak hanya mereka yang berusia dewasa, gelaran ini juga dihadiri para remaja yang masih duduk di bangku sekolah, dan  orangtua, serta keluarga besar dari Konsulat Jenderal Malaysia.

Besarnya partisipasi dari masyarakat kota Medan untuk dapat terlibat dalam kegiatan tersebut menyebabkan kawasan yang bertepatan di depan rumah dinas Wali Kota Medan tumpah ruah oleh banyaknya orang yang hilir mudik, sehingga mereka lalai dalam menjaga barang‑barangnya. Pihak penyelenggara beberapa kali menemukan dompet, handphone, dan kunci motor di sekitar area tersebut.  Tiba di Lapangan Merdeka, para peserta disuguhkan berbagai macam hiburan, dan door prize dengan hadiah menarik, di antaranya empat unit sepeda motor.   

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved