Selasa, 9 Juni 2026

Pusri Berangkatkan 25 Petani ke Jabar

Sebanyak 25 petani binaan PT Pusri Palembang dari Jalur 14 Kabupaten Banyuasin

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Sebanyak 25 petani binaan PT Pusri Palembang dari Jalur 14 Kabupaten Banyuasin diberangkatkan mengikuti Studi Banding Agribisnis di Provinsi Jawa Barat 6-10 Juni 2012.

Direktur SDM dan Umum PT Pusri Palembang melalui Manajer PKBL Dasnil Yusar menyatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian PT Pusri kepada mitra binaannya.

Selama di Provinsi Jawa Barat, para petani program GP3K (Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis korporasi dan reguler) ini menuju ke Balai Penelitian dan Pengembangan Padi Sukamandi Subang. Lalu ke kelompok tani padi ketan di Binong Subang. Kemudian mengunjungi ke kelompok pengumpul/suplier sayuran di Lembang. Terakhir ke peternakan penggemukan sapi di Cijapati Garut, dan ke sentra kelompok tanu jamur di Lembang.

"Harapan kami bapak-bapak dapat mempelajari, mengambil hikmah sehingga hasil padi kita lebih baik," ujar Manajer PKBL PT Pusri Palembang Dasnil Yusar saat melepas keberangkatan yang menumpang Bus Pariwisata Epa Star di Halaman PKBL PT Pusri Palembang, Rabu (6/6/2012).

Keberangkatan kali pertama dari empat yang diagendakan PKBL pada program studi banding tahun 2012 ini. "Untuk jalur 14 ini belum pernah, makanya kita ajak sekalian. Kita lakukan pembinaan mulai dari pengolahan lahan hingga pengeringan gabah," terang Dasnil.

PT Pusri Palembang berkewajiban mendapat tugas membina petani di tiga provinsi, Sumsel (OKU Timur dan Banyuasin), Lampung, dan Jateng (Kabupaten Grobokan dan Demak). Hingga Mei 2012 terdapat 13.732 petani dari 94 kelompok tani mitra binaan yang mengerjakan 10.189 ha lahan.

"Sebenarnya ada 50 ribu ha lahan target yang ingin dicapai di tahun 2012 ini. Untuk di Sumsel sendiri terdapat 5.129 petani dari 26 kelompok tani mitra binaan yang mengerjakan 4.771 ha lahan. Selebihnya itu di dua provinsi lainnya tadi. Kita berharap bisa tercapai dengan dua musim tanam. Pada Maret hingga awal Mei, dan Agustus hingga September," jelasnya.

Sementara untuk tahun 2011 terdapat 13.061 petani dari 75 kelompok tani mitra binaan yang mengerjakan 10.998 ha lahan.

Dijelaskan Dasnil yang merupakan penugasan dari pemerintah dan disetujui Direktur SDM dan Umum serta dijalankan Departemen PKBL  ini untuk GP3K ini merupakan program peningkatan produksi beras khusus petani membantu pengadaan barang seperti pupuk, pestisida, dan benih.

Sedangkan di luar program GP3K ini disebut reguler diperuntukan untuk peternakan, perikanan, perkebunan, perdagangan, bidang jasa, dan pertanian.

Baca juga:

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved