Rabu, 27 Mei 2026

Ibas Kikuk Pidato di Dapil Sendiri

Rombongan DPP Partai Demokrat (PD) melanjutkan perjalanan Safari Ramadan ke Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Kamis (9/8/2012).

Tayang:
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, NGAWI - Rombongan DPP Partai Demokrat (PD) melanjutkan perjalanan Safari Ramadan ke Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Kamis (9/8/2012).

Rombongan yang dipimpin Ketua Umum Anas Urbaningrum dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono ini disambut meriah ribuan warga yang sudah menunggu di lapangan Desa Watu Alang. Di bawah teriknya matahari dan lapangan yang berdebu, para warga bukan saja menunggu sosok Anas dan Ibas, tapi juga menanti pembagian ribuan paket sembako gratis.

Di atas panggung beratap tenda warna biru, rombongan Anas dan Ibas duduk rapi bak tamu agung. Dan Anas selaku tamu agung, mendapatkan giliran pertama untuk berpidato.

Setelah beberapa kalimat menyampaikan sambutan, tiba-tiba Anas memberikan ruang bagi Ibas untuk "menyapa" ratusan warga Kabupaten Ngawi yang duduk di depan panggung, yang notabene-nya adalah konstituennya.

Sebab, selain Sekjen PD, Ibas juga merupakan anggota DPR dari Dapil Jatim VII mencakup Kab Pacitan, Kab Ponorogo, Kab Trenggalek, Kab Magetan, dan Kab Ngawi.

Mulanya Ibas yang mengenakan batik hijau mengambil mic dan berdiri tegak di tengah panggung. Ia pun langsung menyapa para warga dengan mengucapkan salam sampai dua kali untuk 'menghidupkan' suasana. Dan disambut salam balik dari para warga. "Sakali lagi yah biar kita tidak terlalu ngantuk dan panas. Assalamualaikum Warrohah tullahi wabarokatuh," ucap Ibas.

Sebagai anggota DPR dari dapil sendiri, Ibas mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Jatim Sukarwo, Bupati Ngawi, dan Bupati Pacitan, serta masyarakat Ngawi yang hadir. Ia coba mengawali dan mengakhiri kalimatnya dengan diselipi bahasa Jatim alias campur bahasa Indonesia, namun tidak terlalu sempurna. Bahkan, sesekali Ibas keseleo lidah.

"Selamat datang Ketua Umum rombongan Partai Demokrat, Pak De Karwo, Pak Bupati Ngawi, juga hadir Bupati Pacitan, dan seluruh masyarakat bapak ibu yang hadir di Kabupaten Ngawa.., Ngawi ini, Desa Batu Walas, nje," kata suami Siti Rubi Aliya Rajas sekaligus menantu Menko Perekonomian Hatta Radjasa itu.

Ibas mengakui dan izin ke warga agar dirinya menggunakan bahasa Indonesia dalam pidatonya. Dan warga pun mempersilakannya. "Piye kabare bapak ibu Sedoyo..., saya menyampaikan dalam bahasa Indonesia boten nopo-nopo?" kata Ibas.

"Campur saja, ndak papa," celetuk seorang warga.

Selanjutnya, Ibas coba menyapa dengan bertanya, apakah warga berpuasa atau tidak. Namun, ada saja warga yang menjawab dengan kalimat bercanda. "Tidak (puasa), lagi joget," seloroh seorang warga menimpali pertanyaan Ibas.

Ibas mengatakan, bahwa kedatangan rombongan PD ke Ngawi adalah dalam rangka Safari Ramaadan guna bertemu dan silaturahmi dengan warga. "Bagi kami ini sangat spesial. Kami tidak hanya ingin menyapa langsung, tapi juga ingin mengunjungi konstituen kami (saya), dapil kami. Yang mana, bapak ibu sedoyo memberikan suaranya kepada kami. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," ujarnya.

Celetukan dan jawaban seloroh dari beberapa warga membuat Ibas kikuk. Pandangan mata Ibas tampak ke arah atas atau tidak ke arah warga yang ada di bawah panggung, saat menyampaikan beberapa materi yang cukup berat.

Ketika menyampaikan materi yang cukup berat seperti hasil kerjanya sebagai anggota Komisi I, Ibas kembali keseleo lidah.

"Mungkin tidak bisa secara langsung dalam keseharian bisa membawa program hubungan kemasyarakatan. Tetapi dengan jaringan asmara,... jaringan aspirasi yang selama ini kami dapatkan dari bapak dan ibu di Kab Ngawi, Alhamdulillah sebagian besar sudah kami sampaikan," ujarnya

Menurut Ibas, sejumlah aspirasi warga sudah direalisasikan anggota DPR dan pemerintah, baik pusat maupun daerah. "Contohnya, seperti disampaikan Pak De Karwo, kebutuhan petani kita cukup, nje, btul. Bahkan, suplai gula, garam, minyak semua terpenuhi. Alhamdulillah," tutur Ibas.

Dalam kesempatan itu, Ibas mengajak warga Ngawi untuk bekerja keras dan mendukung kerja pemerintah pusat dan daerah, termasuk pemerintahan RI saat ini yang dipimpin ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono. Dengan dukungan warga, Ibas berharap akan berimbas pada kesejahteraan warga.

Ia juga mengajak warga untuk mendoakan kesehatan bagi para pemimpin pemerintah pusat dan daerah agar bisa menjalankan tugas.

Ibas mengakhiri pidatonya dengan berharap tali silaturahmi dan komunikasi antara dirinya, PD, dengan warga Ngawi bisa terjaga.

"Mungkin hanya itu yang bisa sampaikan, tidak lama tidak lebih daripada saya terlalu lama di sini, nanti semuanya haus, dan capek menunggu," kata Ibas.

Ibas yang dalam kunjungan ke dapilnya kali ini ini memberikan seribu lebih paket sembako, menambahkan bahwa pemberian itu hanya sebagai bentuk tali kasih.

"Jangan dilihat dari banyanya, nilainya, dan besarnya, tapi anggapalah ini sebagai tali kasih di antara kita semua, Partai Demokrat, dan seluruh yang ada di Ngawi," tutup Ibas diikuti salam dan tepuk tangan dari ratusan warga yang mengenakan kaos Partai Demokrat.

Diketahui, Ibas adalah politisi muda Partai Demokrat kelahiran Bandung, Jawa Barat, 24 November 1980 (31 th). Dia merupakan putra bungsu SBY, Presiden RI sekaligus Ketua Dewan Pembina PD.

Dengan berlatar belakang pendidikan lulusan S2 Ekonomi Politik Internasional di Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura, Ibas terpilih menjadi anggota DPR dari Dapil Jatim VII (Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi).

Belum lama menjadi anggota DPR atau setelah Kongres II Partai Demokrat di Bandung pada Mei 2010, Ibas dipercaya menjadi Sekjen untuk mendampingi Ketua Umum terpilih PD , Anas Urbaningrum. Penunjukan tersebut menjadikannya sebagai Sekjen partai politik termuda di Indonesia.

Berita Terkait: Hartati Murdaya Tersangka
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved