Pemabuk Bacok Mualim I KM Bukit Siguntang
Pelaku, warga Watuwawer, Kecamatan Atadei, Lembata, it
Kepala Permesinan KM Bukit Siguntang, Wagi H Mahedar, juga mengharapkan agar tingkatkan keamanan di darat saat penumpang masuk di atas kapal. Sebab, pihak kapal tidak punya kewenangan untuk membongkar barang penumpang di atas kapal.
Penumpang, kata Wagi, tidak diizinkan membawa barang tajam di atas kapal. Karena itu, di Lewoleba perlu screen detector untuk mencegah penumpang membawa barang tajam dan minuman keras ke atas kapal. Wagi minta aturan kepada pemerintah agar kru bisa membawa senjata di atas kapal untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Motif Tidak Jelas
Kapolres Lembata, AKBP Marthen Johannis, ditemui saat mengunjungi korban di RSUD Lewoleba, mengatakan, motif pelaku (Robert Mani) membacok Mualim I KM Bukit Siguntang tidak jelas. Pelaku memberikan keterangan berubah-ubah.
Pelaku, kata Johannis, jelas sudah melakukan tindak pidana. Meski merupakan pidana biasa, dampak perbuatan pelaku sangat besar. "Belum jelas motifnya. Keterangan berubah-ubah. Apa karena dipaksa atau dipengaruhi? Atau karena kurang senang saja atau mungkin kesal karena kapal terlambat sandar?" tanyanya retoris. Johannis menegaskan, polisi akan menuntaskan penyelesaian masalah pidana ini sesuai hukum yang berlaku.