Tiap Hari Turun Rp 1.000 Per Kg
Banjir besar yang melanda Jakarta berdampak luar biasa bagi harga ayam hidup di tingkat peternak, di sentra perunggasan rakyat Jabar di Ciamis
*Peternak Ayam Bakal Merugi
TRIBUNNEWS.COM CIAMIS,-Banjir besar yang melanda Jakarta berdampak luar biasa bagi harga ayam hidup di tingkat peternak, di sentra perunggasan rakyat Jabar di Ciamis. Sebagai pemasok utama ayam pedaging untuk pasar ibu kota, harga ayam di kandang peternak di Ciamis selama tiga hari banjir ini turun rata-rata Rp 1.000 tiap kilogramnya.
"Padahal hari Jumat (18/1/2013) harga ayam di kandang masih Rp 17.000 per kg. Tapi hari ini sudah turun jadi Rp 14.000 per kg. Banjir di Jakarta berdampak sekali pada penurun harga ayam di tingkat peternak di Ciamis," ujar pemilik Poultry Shop, Tanjungmulya Group Panumbangan Ciamis, H Udin, kepada Tribun, Minggu (20/1/2013).
Dengan harga Rp 14.000 per kg, berarti peternak di Ciamis menjual ayamnya senilai modal usaha (BEP) alias tidak memperoleh keuntungan. Dikhawatirkan harga ayam terus melorot bila banjir kini tengah melanda ibu kota terus berlarut.
Seperti yang diungkapkan Ketua Persatuan Peternak Ayam Nasional (PPAN) Ir H Herry Dermawan, 75 persen ayam pedaging hasil budidaya peternak di Ciamis dipasarkan ke wilayah Jabodetabek dan Bandung.
Setiap hari 200 truk pengangkut ayam hidup berangkat dari Ciamis menuju Jabodetabek. Tiap truk berisi 2.000 ekor ayam hidup usia siap sembelih (usia panen). Dari 200 truk ayam tersebut, sebanyak 100 truk khusus masuk pasar ibukota Jakarta. Dalam tiga hari terakhir banjir ini. dari 100 truk pengangkut ayam tersebut, hanya 50 truk yang berhasil masuk pasar. Kenyataan ini membuat harga ayam anjlok terkoreksi tiap hari akibat menurunnya daya serap pasar. (sta)
Baca Juga :
- Pedagang Daging Akan Mogok Lagi 24 detik lalu
- Minibus Terperosok ke Tebing 19 menit lalu
- Tujuh Bocah Disel 30 menit lalu