8 Pengurus PAN di Batanghari Mengundurkan Diri
Bermula dari undangan makan siang bersama di Rumah DPD PAN Batanghari, Kamis
"Pasca-saya mundur semua saya serahkan kepada DPW pihak yang telah memilih saya menjadi Ketua DPD PAN Batanghari," ungkapnya.
Dirinya juga meminta waktu seminggu untuk vakum berpolitik dan memohon petunjuk kepada Tuhan guna menentukan arah politik mana yang terbaik selanjutnya untuk menjadi tempat berlabuh.
"Saya akui politik itu lebih kejam dari pembunuhan. Tapi tetap ada aturan dan etikanya. Kalau sudah tidak ikut aturan dan tidak beretika, kenapa lagi kita ikuti," ujarnya.
Ketujuh DPC yang juga menyatakan mengundurkan diri dari DPD PAN Batanghari antara lain, DPC PAN Muara Tembesi, Muara Bulian, Pemayung, Bajubang, Marosebo Ilir, Marosebo Ulu, Mersam. Hanya satu DPC yang belum diketahui keputusannya ikut mundur atau tidak.
Penelusuran Tribun diperoleh keterangan dari pihak kader PBR bahwa mereka baru melakukan bimbingan teknis di DPP PBR pusat. Kemudian mereka yang masih ingin bertarung diminta berangkat ke Jakarta dan mengambil formulir ke DPP PAN Pusat.
Pihak yang tidak berkenan dituliskan namanya ini mengakui kepada Tribun bahwa beberapa hari lalu mereka melakukan bimbingan teknis ke Jakarta. Namun, di samping itu mereka juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke DPP PAN dan membicarakan persoalan peleburan PAN dan PBR.
Lantas, dirinya belum menyatakan bersedia maju dari PAN atau tidak. Hanya saja dirinya memang berkeinginan untuk maju dari partai PAN sebagaimana amanat partai yang telah membesarkannya di PBR. (Tribun Jambi/dun)
Baca juga:
- Lampion Dipercaya Pengusir Roh Jahat
- Tim KY Investigasi Kasus Pengalihan Tahanan Korupsi di Deliserdang
- Sudah Setahun Meninggal Masih Naik Pangkat
- Crown Lounge di Bandara SSK II Sediakan Fasilitas Lengkap dan…