Buang Tinja Sembarangan, 2 Truk Tinja Dirusak Massa di Blitar
"Warga juga minta agar limbah yang sudah terlanjur dibuang di tempat itu segera dibersihkan kembali," ungkapnya.
Tanpa dikomando, warga langsung mengamuk. Truk itu
langsung dilempari batu. Akibatnya, kedua sopirnya ketakutan dan lari menyelamatkan diri ke balai desa.
Beruntung, malam itu petugas Polsek Ponggok dengan cepat tiba di TKP akibatnya aksi main hakim sendiri itu bisa diatasi. Khawatir dibakar massa, truk itu malam itu langsung diamankan ke polsek.
Endik Mujirianto, Kades Jatilengger, mengatakan, pihaknya akan mengambil jalan tengah, agar masalah ini jangan sampai berbuntut panjang.
Caranya, ia akan meminta pemilik truk itu jangan sampai membuang kembali limbah tinja itu di tegalan yang disewanya tersebut.
"Warga juga minta agar limbah yang sudah terlanjur dibuang di
tempat itu segera dibersihkan kembali," ungkapnya.
AKP Tamim Anwar, Kapolsek Ponggok mengatakan, kedua bela pihak sudah dipertemukan di balai desa, Jumat (15/3). Hasilnya, pemilik truk sudah bisa menerima tuntutan warga untuk tak membuang limbahnya ke Desa Jatilengger.
"Soal kerusakan truk itu, pemiliknya tak menuntut dan siap memperbaiki sendiri," paparnya.
Lahuri mengaku tak tahu apa-apa soal pembungan limbah tersebut. Ia hanya dibayar Rp 25 ribu per truk.