Antre Solar Jl Jenggolo Sidoarjo Macet Total
"Sekarang sudah mendingan karena sudah banyak kendaraan yang mengisi," tutur AKP Fahri.
Laporan Wartawan Surya,Anas Miftakudin
TRIBUNNEWS.COMN SIDOARJO- Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Jl Jenggolo diserbu kendaraan untuk antre mengisi solar, Kamis (18/4/2013).
Pasalnya, di Sidoarjo utamanya jalur arah selatan (Malang) tidak ada SPBU yang menyediakan solar akibat tidak ada stok.
Jalan Raya Jenggolo yang terdiri dua lajur mengalami kemacetan hingga radius 500 meter hingga 1 KM. Karena satu lajur dipakai untuk antre masuk SPBU dan satu lajur lagi untuk kendaraan umum yang melintas. Kemacetan terlihat saat pagi hari karena bersamaan masyarakat berangkat kerja dan siswa sekolah.
Untuk mengatur keruwetan arus lalu lintas, Kasat Lantas AKP Fahri A Siregar memimpin sendiri ke lokasi bersama 7 anak buahnya.
Pasalnya, kendaraan yang terjebak di lajur antrean (timur) tidak bisa bergerak sehingga butuh bantuan pengaturan lalu lintas.
"Sekarang sudah mendingan karena sudah banyak kendaraan yang mengisi. Pagi tadi antrean sampai layang Jenggolo," tutur AKP Fahri.
Di kawasan Sidoarjo, hanya ada 5 SPBU yang masih menyediakan solar. Di antaranya SPBU Jl Jenggolo, SPBU Taman, dan Balongbendo. Sedang SPBU lainnya di Sidoarjo solarnya pada habis.
Menurut Nyoto, salah seorang sopir Mitsubishi L 300, ia dari arah Malang menuju Gresik. Sejak berangkat dari Malang, ia tidak berani lewat tol karena ketakutan kehabisan BBM.
"Di Pasuruan tidak ada SPBU yang menjual solar karena habis," tutur Nyoto.
Selama perjalanan sambil membawa udang yang sudah dikemas dalam drum, ia selalu masuk ke SPBU baik di Bangil, Gempol, Porong dan Sidoarjo sendiri.
"Saya antre di SPBU Jl Jenggolo sudah 2 jam. Lho ini sudah di bawah garis E," sambung Nyoto.
Sementara itu, dari pihak SPBU Jenggolo hingga pukul 10.00 WIB solar masih tersedia. Karena pasokan yang masuk sejak kemarin ada 8.000 liter.
"Lama kelamaan susut karena terus ada pengisian," kata salah satu petugas SPBU yang tengah sibuk mengatur masuknya kendaraan ke SPBU.
Hadi Suyitno warga Tropodo Asri, mengaku sulit untuk mencari solar. Sebanyak 12 SPBU yang didatangi tidak ada yang menjual solar.