Rabu, 21 Januari 2026

Rusuh di Sarolangun

'Kami Bukan Teroris'

Mereka mengabadikan bangkai kendaraan yang dibakar di lokasi, serta tumpukan sampah bekas bungkus makanan yang berserakan

Editor: Hendra Gunawan

"Sebenarnya warga tahu bahwa penambangan ini ilegal, dan warga tahu penambangan ilegal akan merusak lingkungan, sungai tercemar dan lahan- lahan bekas galian menganga nggak bisa ditanami lagi," kata Asad Isma tokoh Jambi asal Sarolangun, Selasa (2/10/2013).

Ia mengatakan, persoalannya terletak akan sulitnya akses pekerjaan, yang menjadi sumber penghidupan, sehingga banyak warga memilih melakukan penambangan emas ilegal. Di sisi lain dia juga menyayangkan cara  penertiban yang ditempuh aparat kepolisian cenderung represif dan menggunakan kekerasan.

Katanya, ke depan pendekatan dialogis harus dilakukan dengan melibatkan ulama, tokoh adat dan masyarakat. Dirinya meminta kepada Bupati Sarolangun, agar memikirkan lapangan kerja, bagi para penambang ilegal. (mar/pit)

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved