Rusuh di Sarolangun
'Kami Bukan Teroris'
Mereka mengabadikan bangkai kendaraan yang dibakar di lokasi, serta tumpukan sampah bekas bungkus makanan yang berserakan
"Sebenarnya warga tahu bahwa penambangan ini ilegal, dan warga tahu penambangan ilegal akan merusak lingkungan, sungai tercemar dan lahan- lahan bekas galian menganga nggak bisa ditanami lagi," kata Asad Isma tokoh Jambi asal Sarolangun, Selasa (2/10/2013).
Ia mengatakan, persoalannya terletak akan sulitnya akses pekerjaan, yang menjadi sumber penghidupan, sehingga banyak warga memilih melakukan penambangan emas ilegal. Di sisi lain dia juga menyayangkan cara penertiban yang ditempuh aparat kepolisian cenderung represif dan menggunakan kekerasan.
Katanya, ke depan pendekatan dialogis harus dilakukan dengan melibatkan ulama, tokoh adat dan masyarakat. Dirinya meminta kepada Bupati Sarolangun, agar memikirkan lapangan kerja, bagi para penambang ilegal. (mar/pit)