Hina Bendera Merah Putih, Manajer Asal Malaysia Diseret ke Pengadilan
Terdakwa perkara pelecehan bendera Merah Putih, Broderick Chin, mengaku sudah menghina bendera Indonesia
TRIBUNNEWS.COM – Terdakwa perkara pelecehan bendera Merah Putih, Broderick Chin, mengaku sudah menghina bendera Indonesia.
Hal itu diakui Manajer Operasional PT Kreasijaya Adhikarya dalam sidang kelima perkara tersebut, Rabu (30/10/2013) kemarin di Pengadilan Negeri Klas IB Dumai.
Pria bernama lengkap Broderick Chin Teck Fui mengaku pernah melontarkan kalimat menghina bendera Indonesia.
Tepatnya pada Jumat (16/8/2013) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.
Sore jelang perayaan HUT RI itu, pria yang disapa Acin mengaku kalimat tersebut dilontarkan usai keluar dari toilet kantornya.
"Saya berkata di depan karyawan administrasi. Bila tidak ada bendera, bisa pakai celana dalam saya, sedangkan yang Merah minta sama ibu," ucapnya sembari memperlihatkan raut menyesal di hadapan majelis hakim.
Usai mengakui hal tersebut, Acin menyebut dirinya sangat menyesal sudah melontarkan kalimat tidak senonoh itu.
Padahal kalimat tersebut diakui hanya sebuah gurauan. Sehingga sehari setelah melontarkan kalimat hinaan itu, ia langsung menyampaikan permintaan maaf lewat Kepala Karyawan.
Ketika itu Acin pun kaget dengan adanya reaksi dari banyak pihak. Terkait kalimat yang dilontarkannya dengan maksud bercanda.
Diakuinya kalimat itu terlontar kala hendak bercanda. Maklum Acin tengah mengalami tekanan kerja hari itu.
"Saya hanya bermaksud untuk bercanda. Saya tidak bermaksud menghina, maka saya pun langsung menyampaikan permintaan maaf," ujar Acin dengan mata yang tampak berkaca.
Acin sepanjang sidang yang berlangsung satu jam tampak murung. Bahkan terdengar kesulitan menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang disampaikan Hakim.
Apalagi kala diminta mengulang kembali kalimat hinaan terhadap bendera Merah Putih. Maka Acin pun berkelit tidak pernah melontarkan kalimat itu.
Awalnya Acin yang kesulitan menjawab pertanyaan hakim, sempat mengatakan bendera Indonesia berwarna Merah.
Tetapi ketika disanggah oleh majelis Hakim, pernyataan Acin pun langsung berubah. Pria berambut putih itu langsung menyebut bendera Indonesia berwarna Merah Putih.