Minggu, 26 April 2026

Cerita Kampung Kubur yang Jadi Kampung Narkoba di Medan

Kampung Kubur hanya satu lingkungan saja dari 16 lingkungan di Kelurahan Petisah Tengah

net
Suasana penggerebekan polisi di Kampung Kubur Medan 

"Itu nanti kita teruskan ke Camat Petisah dan lurah di Kampung Kubur. Kita tetap, ini program pemerintah bagaimana menanggulangi dengan menyusun kelembagaan-kelembagaan dalam rangka penanggulangan narkoba," ujarnya melalui selulernya, Senin.

Apakah ada kemungkinan relokasi? "Itu berkaitan dengan wilayah. Kita lakukan pembinaan di tingkat camat supaya break down. Sekda hanya sebagai administrasi. Yang bagus menjawab camat. Karena saya administrasi kebijakan di tangan wali kota."

Syaiful mengatakan ketika pejabat negara atau pusat datang ke Medan, tidak pernah menanyakan soal Kampung Kubur. "Itu kita saja di Medan memahami itu. Maksud saya dari sisi pemerintahan wilayah (camat dan lurah) melakukan perubahan prilaku. Masuk dalam bentuk pelatihan dan kesibukan untuk menghindari itu (kegiatan narkoba).''

Sementara Kasat Reserse Narkoba Polresta Medan Kompol Dony Alexander menegaskan optimistis bisa menghentikan peredaran narkoba di Kampung Kubur. "Siapa bilang nggak bisa? Kalau kenapa lama sekali, jangan tanya saya, tanya pejabat lama. Data resmi (titik seperti Kampung Kubur), seperti itu nggak bisa kita menyebut. Ini bukan target kasat narkoba tetapi target kepolisian dan masyarakat," ujarnya, Senin malam.

Dony juga memberikan warning pada bandar-bandar narkotika di Medan untuk segera menghentikan bisnis haram tersebut. "Bandar narkoba kita sampaikan, sudahlah tidak usah merusak generasi muda. Insyallah, karena masyarakat membantu. Keberhasilan kami keberhasilan masyarakat juga. Ini semua berkat informasi dari masyarakat. Mudah-mudahan 2014 atau ke depan kita bisa bersih dari narkoba. Termasuk kamu kalau tau peredaran narkoba informasikan juga."

Menurut Dony, di Kampung Kubur sendiri semua bisa masuk baik itu pemain besar ataupun pemain kecil. Ia juga mengaku, tanggung jawab ini tidak hanya di kepolisian saja.

"Semua bisa masuk. Pemain besar ada, pemain kecil ada, kalau kamu tanya seperti itu. Kami memberikan penyuluhan dan penindakan hukum. Kita semua harus bertanggung jawab bukan hanya kepolisian saja. Polisi tidak mungkin bisa bertindak sendiri. Saya berupaya, tetapi saya tidak pribadi, namun semua kepolisian Polresta Medan mulai tingkat polsek untuk mencari bandar."

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved