Pelarian Pembunuh Siswi SMA Santun Berakhir di Pinyuh
NN (16), tersangka pembunuh Putri Wulandari (16), siswa SMA Santun Untan berhasil diciduk polisi pada Rabu (2/4) dinihari
"Kalau sekolah kan pendidikan formal dan terbatas membangun karakter anak. Tapi anak lebih terpengaruh terhadap lingkungan di rumah dan lingkungan bergaul. Makanya kita buat jam malam. Tapi sekarang ada anak perempuan sampai jam 1 malam di Bundaran Untan, itu apa sih orangtua membiarkan," ujarnya menyesalkan.
Namun, lanjut Midji, anak-anak tersebut belum tentu warga Kota Pontianak. "Cuma tempat hiburan itu banyaknya di Kota Pontianak. Alun-alun Kapuas jam 12 malam sudah tidak boleh ada aktivitas lagi. Kadang lucu juga orangtua tak tau anaknya nge-kost," katanya.
Menurutnya, jika tersebut diketemukan maka tindakan tegas akan diambil pihak pemerintah. "Saya perintahkan, kalau ditemukan ada anak pontianak, kost, saya suruh kasi tahu yang punya kost, keluarkan dia dari situ. Itu pasti tanpa sepengetahuan orangtua, rumahnya ada," lanjutnya.
Saat Tribun mengunjungi rumah orangtua NN di Perumahan Korpri, Selasa (1/4) sore, di rumah tersebut hanya ada ibu dan seorang laki-laki yang mengaku sebagai keluarganya. Sedangkan ayahnya masih bertugas.
Menurut informasi yang Tribun dapat seorang warga setempat, ayah NN merupakan ketua RT dan merupakan aparat, sedangkan ibunya seorang guru. NN adalah anak satu-satunya di keluarga tersebut.
Laki-laki yang mengaku sebagai saudaranya dan tidak mau menyebutkan namanya mengatakan, pihak keluarga sudah pasrah dengan kejadian tersebut. "Kami sekeluarga sudah pasrah dan menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada kepolisian. Biar kepolisian yang menangani," ucapnya.
Dirinya juga mengungkapkan sudah berkali-kali menelepon NN, tapi HP-nya tidak aktif lagi. Sedangkan ibu korban masih tampak bersedih dan syok. Bola mata perempuan tersebut masih memerah. Ia mengatakan, anaknya terakhir berada di rumah pada Minggu (30/3) malam, setelah itu sudah tidak berada di rumah lagi. Dihubungi melalui HP juga sudah tidak aktif lagi.
Ia juga berharap biar polisi yang menangani, jangan ada pihak- pihak yang menuduh dulu, karena kasus ini masih belum jelas.