Antar Jenazah ke Baturaja, Sopir Ambulans Tewas di Jalan
Krisman Obing alias Ujang Kristin (54) sopir mobil jenazah RSMH Palembang tewas dalam kecelakaan lalu lintas
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG -- Krisman Obing alias Ujang Kristin (54) sopir mobil jenazah RSMH Palembang tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Lintas Muaraenim-Prabumulih, Dusun Talan Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim sekitar pukul 10.00 WIB., Jum'at (13/6/2014)
Peristiwa maut terjadi ketika warga Jalan Sukarela Ujung RT 18/18 Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame, Palembang tersebut mengantarkan jenazah ke Baturaja, Kabupaten OKU.
Mobil yang dikendarainya beradu kambing dengan truk tangki BBM.
Dugaan sementara truk, yang datang dari arah Prabumulih menuju Muaraenim tersebut, kehilangan kendali sehingga keluar jalur berlawanan.
Krisman yang sudah tidak berdaya menerima hantaman tepat di keningnya, yang menyebabkan ia tewas seketika.
Sopir truk tangki tersebut sudah diamankan di Polsek Gelumbang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut keterangan rekan kerjanya, Ia berangkat sendirian dari kamar jenazah RSMH Palembang, Kamis (12/6) sekitar pukul 22.30 WIB dengan membawa mobil biasa sendirian dan tanpa firasat apapun.
"Kecelakaan terjadi ketika ia selesai mengantarkan jenazah dari RSMH, ke Baturaja," ujar Tejo (42), rekan kerja korban.
Ketika jenazah korban setibanya di kamar jenazah, seluruh rekan kerja dan warga di sekitar kamar jenazah yang mengenal korban langsung berkerumun mendekati jasadnya yang diturunkan dari ambulan. Menurut warga sekitar korban merupakan pribadi yang baik.
Pria asal Tasikmalaya, Jawa Barat ini meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
Pantuan Sripo, Eva (45), istri korban, terlihat sangat terpukul dan menangis sejadi-jadinya ketika melihat suaminya sudah terbujur kaku di kamar jenazah.
Sedangkan Billy (17), anak kedua korban, terlihat tegar dengan menenangkan sang ibu disampingnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140105_102937_jenazah-teroris-ciputat-dibawa-ke-tpu-pondok-rangon.jpg)