Jumat, 8 Mei 2026

Wagub Kalbar Persilakan Warga yang Mau 'Pinjam' Dedi Mulyadi agar Jalan Diperbaiki: Saya Mau Lihat

Wakil Gubernur Kalbar, mempersilakan warga Sintang yang ingin 'meminjam' Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (kanan) untuk memperbaiki jalan rusak.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Prokopim Pemprov Kalbar, TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
JALAN RUSAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan (kiri) mempersilakan warga Sintang yang ingin 'meminjam' Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kanan) untuk memperbaiki jalan di Kalbar. 

Ringkasan Berita:
  • Viral di media sosial, warga warga Kalimantan Barat (Kalbar) mengeluhkan jalan rusak, tepatnya di wilayah Bedayan, SP 3, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang.
  • Bahkan, warga sempat mengutarakan keinginan untuk 'meminjam' Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi agar memperbaiki infrastruktur di Kalbar.
  • Merespons hal itu, Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan mempersilakan, namun dengan catatan.

TRIBUNNEWS.COM - Perbaikan infrastruktur merupakan satu di antara pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas, serta memperkuat daya saing nasional. 

Namun, di tengah tuntutan efisiensi anggaran daerah yang semakin ketat, pemerintah daerah dihadapkan pada dilema antara menjaga stabilitas fiskal dan memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur yang mendesak.

Pemerintah pusat mendorong daerah untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran melalui pengurangan belanja yang kurang produktif, peningkatan transparansi, serta penguatan akuntabilitas. 

Akan tetapi, tantangan muncul ketika efisiensi tersebut justru berpotensi menghambat proyek-proyek infrastruktur yang memiliki dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi.

Viral di media sosial, warga warga Kalimantan Barat (Kalbar) mengeluhkan jalan rusak, tepatnya di wilayah Bedayan, SP 3, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang.

Dalam video tersebut, warga turut membanding-bandingan kondisi jalan dengan Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Bahkan, warga sempat mengutarakan keinginan untuk 'meminjam' Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi agar memperbaiki infrastruktur di Kalbar.

Keinginan warga itu mendapat respons dari Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan.

Orang nomor dua di Kalimantan Barat itu justru mempersilakan hal tersebut.

Namun, dengan catatan pembangunan dilakukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalbar sebesar Rp6 triliun.

“Silakan saja, suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalbar. Saya mau lihat, tapi pakai APBD Rp6 triliun bangun Kalbar. Kalau dia bisa, saya cium lututnya,” katanya di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (9/4/2026), dilansir TribunPontianak.co.id.

Baca juga: Warga Jual Ternak untuk Patungan Perbaiki Jalan, Bupati Brebes: Anggaran Sudah Disiapkan Sejak Maret

Lebih lanjut Krisantus menjelaskan, kondisi Kalbar tidak bisa disandingkan dengan Jabar, baik dari segi luas wilayah maupun kemampuan anggaran.

“Jawa Barat itu luasnya sekitar 43 ribu kilometer persegi dengan APBD sekitar Rp31 triliun."

 "Sementara Kalimantan Barat luasnya mencapai 171 ribu kilometer persegi, lebih dari satu kali Pulau Jawa, tapi APBD kita hanya sekitar Rp6 triliun lebih,” ungkap dia.

Krisantus menambahkan, perbedaan tersebut membuat beban pembangunan infrastruktur di Kalbar jauh lebih besar.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved