Heboh Arisan MMM
Perwira Polisi Pun Terpesona MMM
”Kalau saya dirugikan, akan saya sidik sendiri. Kan gampang saja, tinggal mencari dua alat bukti,” ujarnya, Rabu (20/8/2014).
Sistem ini diyakini jauh lebih aman, karena uang tidak terkumpul di satu orang saja.
Sebab, menurutnya, ciri sistem yang menipu uang terpusat hanya di satu orang.
Diakui, ia sempat mengalami kesulitan menarik uang (GH). Ini karena banyak akun palsu. Namun, sistem sudah di-restart, dengan membersihkan akun-akun sampah.
Pembersihan bahkan dilakukan sampai ke level manajer 10.000. Kini MMM telah menggunakan sistem baru yang lebih transparan.
Setiap akun menampilkan nomor rekening dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
”Sekarang sudah kembali normal seperti semula. Sistemnya terbuka, dan tidak ada lagi akun palsu,” tandasnya.
Berbeda dengan rekannya, Kapolsek Blimbing Kota Malang, Kompol Agus Guntoro justru mengaku tidak tertarik dengan MMM.
Menurutnya, sistem arisan seperti MMM hanya permainan uang saja. Agus yakin, suatu ketika akan sistem akan rusak dan tidak bisa menerima uang (GH).
”Kalau saya cukup arisan yang Rp 50.000 saja, bersama tetangga satu lingkungan. Tidak usah yang besar-besar sampai jutaan rupiah,” kelakarnya. (day)