Jumat, 24 April 2026

Berita Eksklusif Bali

Jumlah Penderita HIV/AIDS Se-Bali Capai 26 Ribu Orang

“Setelah kami bahas, estimasi 26 ribu itu terlalu tinggi, makanya kami menolak untuk menerima angka dari KPA nasional itu,” kata Yuni Ambara dari bagi

net
Ilustrasi HIV/AIDS 

Selain itu, kasus HIV/AIDS itu seperti fenomena gunung es, yang tampak kecil di permukaan tapi di bawah permukaan (yang tidak tercatat secara resmi) sesungguhnya lebih besar.

Dikatakan Suarjaya, setiap tahun Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan uji sampling HIV/AIDS terhadap 2000 orang. Dari jumlah itu, sekitar 400 orang atau 20 persennya terbukti positif HIV/AIDS. Itu berarti angka penyebaran terpantau masih tinggi.

Sejumlah program terbaru yang kini terus diintensifkan, jelas Suarjaya, di antaranya adalah mendeteksi penularan HIV/AIDS dari ibu ke anak. Oleh karena itu, di Bali saat ini semua ibu hamil disarankan untuk melakukan tes HIV.

“Jika diketahui positif, maka bisa dilakukan langkah pencegahan dengan pemberian obat ARV (Anti Retro Viral) sejak dini. Dengan demikian, diharapkan peluang untuk menularkan kepada anaknya tidak terjadi,” ungkap Suarjaya.

ARV kini sudah tersedia di sejumlah layanan kesehatan seperti puskemas dan rumah sakit daerah. Obat itu diberikan secara gratis.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved