Rabu, 8 April 2026

Dua Pelajar 15 Tahun Sudah Mencuri di 11 Rumah Kosong

Dua pelajar, Ak (15) dan Rt (15) di Magetan masuk dalam sindikat pembobolan rumah kosong.

Editor: Hendra Gunawan
pearlsofprofundity.wordpress.com
Ilustrasi pencuri. 

TRIBUNNEWS.COM, MAGETAN - Sungguh sangat memprihatinkan. Dua pelajar, Ak (15) dan Rt (15) di Magetan masuk dalam sindikat pembobolan rumah kosong.

Dua ABG warga Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan dijemput Polisi setelah mediasi yang dilakukan antara korban pencurian dan orangtua Ai, dan Rt dibalai Desa Selotinatah tidak menemui kata sepakat.

Informasi yang dihimpun Surya di Desa Selotonatah, Kasus pencurian yang dilakukan Ak, siswa aktif SMPN 2 Ngariboyo dan Rt, drop out sekolah yang sama ini menjadikan 11 rumah tetangganya sasaran pencurian.

Dari 11 rumah tetangganya itu kedua pencuri cilik ini selain menggondol perhiasan emas, uang, laptop, dan handphone juga benda berharga lainya.

Kejadian pencurian itu dilakukan hanya dalam tempo singkat.
Lantaran banyak kasus korban pencurian, warga yang curiga kepada kedua anak muda tetangganya ini membuntuti kemana pergi.

Rabu (15/4) malam warga setempat sepakat menangkap keduanya untuk di interogasi di Balai Desa Selotinatah, dan dipertemukan dengan 11 orang tetangganya yang menjadi korban ulah pemuda kencur ini.

"Setelah terjadi dialog yang panjang dan kedua pelaku mengakui telah membobol 11 rumah tetangganya, sebagian besar korban minta kedua pelaku pencurian itu diproses hukum,"ujar sumber Surya yang enggan disebut identitasnya, Kamis (16/4/2015).

Karena mediasi buntu, dan warga yang menjadi korban aksi pencurian dua pemuda SMP yang baru kelas delapan ini akhirnya sepakat memperkarakan keduanya ke Polisi.

Karena permintaan korban, Kepala Desa Selotinatah menghubungi Polsek Ngariboyo.

"Begitu sejumlah personil dari Polsek Ngariboyo datang, malam itu juga kedua anak itu dibawa ke Polsek Ngariboyo. Kalau warga maunya di proses hukum, biar jera dan tidak ditirukan yang lain,"katanya.

Kepala Desa Selotinatah Mulyono yang dikonfirmasi Surya tidak menampik adanya kejadian penccurian yang pelakunya anak anak usia SMP itu.

Tapi, kasusnya itu sudah diambil alih Polsek Ngariboyo dan dimediasi untuk diselesaikan.

"Bener, anak anak itu memang nakal. Salah satunya yang tidak sekolah itu sudah masuk jaringan anak-anak seperti itu. Tapi kini kasus sudah selesai di Polsek, ini saya dipanggil ke Polsek,"kata Kades Mulyono.

Mulyono secara tersirat juga mengakui korban pencurian yang dilakukan kedua anak warganya itu korbannya menccapai 11 rumah. Dan dari seluruh korbanya itu warga Desa Selotinatah yang masih tetangga pelaku.

"Memang ini di mediasi, agar pelaku bisa dibebaskan dan bisa sekolah lagi. Mereka hanya terpengaruh teman temannya yang sudah tidak sekolah. Harapan saya kasus ini selesai,"ujar Mulyono.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Tags
Magetan
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved