Rabu, 15 April 2026

Kisah Tragis Angeline

Kronologi: Jenazah Angeline Ditemukan di Lubang Tumpukan Sampah

Setelah mencabuli bocah cantik Angeline lantas ia membunuhnya dan menguburkannya di lubang sampah

Editor: Hendra Gunawan
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Kapolda Bali dan staff langsung turun ke TKP ditemukannya jenazah Angeline yang dikubur dihalaman rumahnya di jalan sedap malam, Denpasar, Rabu (10/6/2015). Angeline bocah 8 tahun yang hilang ini ditemukan di rumahnya dengan kondisi tak bernyawa. TRIBUN BALI/RIZAL FANANY 

TRIBUNNEWS.COM --Agustinus alias Agus benar-benar sadis. Setelah mencabuli bocah cantik Angeline lantas ia membunuhnya dan menguburkannya di lubang sampah di belakang rumah. Berikut kronologi kejadiannya:

-Setelah seminggu bekerja di Rumah Margareit, Agustinus alias Agus mulai melakukan kekerasan sexuak terhadap Ag.

-Sekitar tiga minggu setelah itu tepatnya pada Sabtu (16/5) Agus berusaha melakukan aksinya yang kedua. Namun, karena Ag tak berdaya, ia panik takut diketahui ibu angkat Ag. Ia kemudian membunuhnya dengan cara dibanting kepalanya ke lantai dan dijerat menggunakan tali.

-setelah meninggal, sekitar pukul 17.00 jasad Ag dikubur.

-hilang selama 26 Hari

-Tanggal (10/6) ditemukan di lubang tumpukan sampah di belakang rumah.

16 Mei
Yvonne Mega W (37) kakak Angeline menyebut sang adik hilang saat bermain di depan rumah

17 Mei
- Yvonne melaporkan ke polisi bahwa Angeline hilang dari rumahnya
- Muncul Fan Page Bali's Missing Child di Facebook
- Mencurigai pengantar gas elpiji yang membawa lari

18 Mei
- Angeline diketahui anak hasil adopsi sejak bayi
- Pembantu bernama Agus Tai Andamai bercerita Angeline sering dikasari ibu angkatnya, Margareith CH Megawe
- Guru dan wali kelas mengisahkan Angeline ke sekolah dengan kondisi memprihatinkan
- Sang pengantar gas elpiji, Richard, mengaku tak tahu keberadaan Angeline
- Polisi kerahkan anjing pelacak. Sebar foto dan SMS berantai ke seluruh jajaran polres dan polsek

19 Mei
- Keluarga menolak Angeline ditelantarkan
- Keluarga dari Kalimantan Timur datang menjenguk Margareith
- Pihak kepolisian Denpasar Timur melakukan pelacakan jejak hilangnya Angeline
- Periksa mantan pembantu di Sempidi
- Tim investigasi Polda Bali temui orangtua kandung Angeline di Banyuwangi Jawa Timur

20 Mei
- Polresta Denpasar menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Angeline. Olah TKP melibatkan dua orang saksi yakni Margareith dan Agus Tai
- Margareith bantah lakukan kekerasan

21 Mei
- Polisi mendatangkan balian Jro Kerek asal Busungbiu, Singaraja, ke rumah Angeline. Hasil penerawangan balian, Angeline masih hidup dan diduga dibawa oleh seseorang

22 Mei
- Margareith mengaku bertemu seorang saksi yang sempat melihat anaknya di sebuah warung lalapan di Kerobokan, Denpasar. Katanya, saksi melihat anak dengan ciri-ciri mirip Angeline bersama seorang perempuan dan laki-laki yang tubuhnya lebih besar dari Angeline
- Margareith mengaku sudah bertanya ke paranormal yang menyebut Angeline ada di seputaran Sanur
- Keluarga menggelar sayembara via broadcast BBM dan sosial media. Penemu Angeline akan diberikan uang dari 10 juta sampai Rp 40 juta

24 Mei
- Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Aris Merdeka Sirait mendatangi rumah Angeline.
- Anggap tempat tinggal dan kamar Angeline tidak layak
- Margareith emosional. Sempat ancam pembantunya Agus menggunakan parang
- Polsek Dentim koordinasi dengan polres-polres dan pihak keamanan di pelabuhan

25 Mei
- Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Aris Merdeka Sirait mendatangi Polresta Denpasar dan Mapolda Bali.
- Anggap proses adopsi Angeline belum sah karena hanya memakai akta notaris

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Tags
Angeline
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved