Selasa, 21 April 2026

Bak Cerita di Film, Mahasiswi di Malang Ini Bantu Pacarnya Perkosa Teman Kuliah

Gama Mulya (24) dan Suci Anin Nastiti (20), sepasang kekasih yang masih berstatus mahasiswa Universitas Brawijaya, nekat menculik, lalu memperkosa

Editor: Sugiyarto
Ist
Ilustrasi perkosaan. 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Perilaku sepasang kekasih di Malang ini benar-benar edan. Gama Mulya (24) dan Suci Anin Nastiti (20), sepasang kekasih yang masih berstatus mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), nekat menculik, lalu memperkosa temannya sendiri.

Tindakan ini mereka lakukan untuk memuaskan hasrat seksual keduanya.

“Tersangka laki-laki melakukan perbuatan ini karena ingin merasakan perawan,” kata Kasat Reskrim Polresta Malang, AKP Adam Purbantoro pada wartawan, Selasa (11/8/2015) sore.

Adam menjelaskan, Gama berharap bisa sanggama dengan seorang gadis yang masih perawan. Oleh karena itu, ia meminta pacarnya untuk mencari seorang gadis perawan.

Korban yang terpilih adalah seorang wanita berinisial WW (20), warga Kediri yang kos di Jl Gajayana, Kota Malang.

WW merupakan teman kuliah, sekaligus teman satu angkatan dari Anin (panggilan Suci Anin Nastiti).

“Korban ini dipilih secara acak melalui SMS (short message service). Dari sekian banyak calon korban, hanya korban ini yang kemudian menuruti tawaran mereka,” tambahnya.

Untuk diketahui, kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (6/8/2015) malam. Anin semula mengajak WW untuk menamaninya tidur. Permintaan itu disampaikan melalui short message service (SMS).

Kala itu Anin juga menyampaikan bahwa ia selama ini tinggal sendiri di kos. Dia mengaku takut, serta butuh bantuan teman karena baru mengalami kecelakaan.

WW yang masih polos lantas setuju dengan permintaan itu.

Pada malam itu juga, Anin bersama pacarnya Gama menjemput WW. Keduanya berangkat dari rumah Gama di Perumahan Asrikaton Indah, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Mereka berangkat menggunakan mobil Daihatsu Grand Max warna putih milik Gama.

Kejadian berikutnya adalah basa basi Anin dan Gama pada WW. Mereka berusaha mengalihkan perhatian teman satu angkatan Anin agar rencana busuknya tersamarkan. Mereka berjalan-jalan keliling kota hingga larut malam.

Tak hanya itu, Anin pada malam itu juga meminta agar WW duduk disebelah Gama yang menyopiri kendaraan. Semula, WW sempat menolak, namun Anin memaksa dengan dalih sudah terlanjur duduk di bagian tengah mobil.

Setelah dirasa cukup aman, Gama lantas mengarahkan kendaraannya menuju Jl Merbabu.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved