Pilkada Surabaya

Risma Bakal Dilawankan Bekas Anak Buahnya

Risma akan ditantang anak buahnya sendiri dalam Pilwali Surabaya 2015, jika DPP PAN menetapkan pengganti Abror adalah Esti Martiana Rachmie

google
Mantan Kadinkes Surabaya Esti Martiana Rachmie 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Risma akan ditantang anak buahnya sendiri dalam Pilwali Surabaya 2015, jika DPP PAN menetapkan pengganti Abror adalah Esti Martiana Rachmie, mantan Kepala Dinkes Kota Surabaya, mendampingi Rasiyo.

Esti yang sempat moncer ketika menjabat Kadinkes Surabaya, telah pensiun dua tahun lalu, kini perempuan berjilbab itu menjadi Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jatim.

"Arahan dari DPP PAN adalah tetap pertahankan bakal Calon Wali Kota Surabaya Rasiyo. Untuk wakilnya bisa Bu Esti," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PAN Surabaya Achmad Zainul Arifin, Rabu (2/9/2015).

Sebenarnya ada dua perempuan dari Surabaya yang akan diusulkan PAN menjadi bakal Calon Wali Kota Surabaya, yakni mantan Kadinkes Esti dan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Surabaya Endang Tjaturahwati.

PAN melihat bahwa sosok perempuan harus diadu untuk menyaingi kekuatan Risma. Apalagi dua perempuan yang masuk kandidat itu dinilai bagian dari Srikandi yang menonjol prestasinya di Surabaya.

Saat Wali Kota Surabaya Bambang DH, Tri Rismaharini menjabat Kepala Badan Kepala Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya. Bersama Esti Martiana Rahmie dan Endang Tjaturwati, ketiganya adalah Srikandi yang handal di eranya.

"Namun PAN lebih cenderung memprioritaskan Bu Esti. Salah satu pertimbangannya adalah Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jatim. Baik DPW maupun DPP PAN arahannya ke Bu Esti," katanya.

Saat KPU Kota Surabaya mencoret pasangan Rasiyo-Abror, DPP PAN yang dikoordinasi Wakil Ketua Umum Suyoto mendatangi Kantor KPU Surabaya, memprotes dan mendesak agar Rasiyo bisa tetap dicalonkan kembali saat pendaftaran calon dibuka kembali.

"Kalau harus mencari sosok lain, itu akan sangat tidak masuk akal. Kami tetap meminta kepada KPU agar untuk calon wali kota PAN tetap Rasiyo dan cukup mencari pengganti Abror," kata Suyoto waktu itu.

Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved