Sabtu, 11 April 2026

Kota Bogor Nunggak Listrik Gara-gara Kenaikan TDL

Agus Sapsilo mengatakan, menunggaknya tagihan listrik diakibatkan oleh kenaikan tarif dasar listrik yang terjadi tahun ini.

Editor: Dewi Agustina
TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Kasi Pemeliharaan PJU dan Dekorasi Kota pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor, Agus Sapsilo. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Kasi Pemeliharaan PJU dan Dekorasi Kota pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor, Jawa Barat, Agus Sapsilo, mengatakan saat ini pihaknya belum membayar tarif listrik penerangan jalan umum (PJU) di bulan Oktober.

"Terakhir bayar listrik PJU bulan September kemarin. Kemungkinan baru bisa dibayar bulan Desember," kata Agus Sapsilo kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (4/11/2015).

Agus Sapsilo mengatakan, menunggaknya tagihan listrik diakibatkan oleh kenaikan tarif dasar listrik yang terjadi tahun ini.

"PLN itu kalau tarifnya mau naik tidak pernah ada sosialisasi dulu. Jadinya anggaran yang kita ajukan meleset, tidak sesuai," kata dia kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (4/11/2015).

Menurut Agus, pihaknya sudah berupaya menyampaikan hal tersebut kepada pihak PLN, namun tidak mendapat jawaban.

"Kita sudah sampaikan, kalau tarif mau naik disosialisasikan dulu. Malah katanya, kalau protes langsung ke pusat saja," keluhnya.

Namun, dia optimistis kalau aliran listrik PJU tidak akan diputus oleh PLN, sebab dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat.

"Tapi kayaknya PLN nggak mungkin berani, memutus aliran listrik ke PJU. Soalnya 1.200 panel yang harus diputus PLN. Kalau gelap juga masyarakat pasti komplainnya ke PLN," tandasnya.

Selain itu, kata dia, tunggakan itu juga disebabkan karena tahun ini, Kota Bogor merencanakan penambahan 5.100 PJU baru.

"Sampai Oktober ini, baru ditambah 3.391 PJU. Dengan begitu, tagihannya juga jadi bertambah," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved