Peziarah Asal Jateng ke Iran Bantah Ditangkap di Malaysia
Sebanyak 36 warga Jawa tengah yang berniat melakukan wisata dan ziarah ke Iran akhirnya bisa melanjutkan perjalanannya.
Luhut mengatakan, siang ini pihaknya akan menggelar rapat terkait isu tersebut. "Setelah ini kami akan rapat soal itu, itu yang kami bicarakan juga di Australia," ucap Luhut.
Hanya ingin berziarah
Polisi juga memastikan bahwa kunjungan 36 warga Jateng ke Rian adalah murni berziarah. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Gagas Nugraha mengatakan, ke-36 warga Jateng itu telah melanjutkan perjalanan ke Iran.
"Sudah melanjutkan perjalanan ke Iran," kata Gagas kepada Tribun Jateng, kemarin.
Gagas mengatakan, sebelumnya ke-36 warga Jateng itu diperiksa oleh pihak otoritas Malaysia lantaran hendak berangkat ke Iran. Otoritas Malaysia yang beberapa pekan terakhir gencar melakukan operasi intelijen, mencurigai rombongan itu hendak bergabung dengan ISIS.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh otoritas Malaysia dan KBRI, diketahui ke 36 warga Jateng itu sama sekali tak terkait ISIS, dan benar-benar hendak berziarah ke Iran.
"Sudah diperiksa, dan tidak ada indikasi mengarah ke ISIS. Mereka hanya mau berziarah," kata Gagas. (Dna/lyz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bendera-iran-dan-irak_20151120_101910.jpg)