Jumat, 8 Mei 2026

Pasang Display Picture BNN Kota Pekanbaru Untuk Jaring Korban

Sejauh ini masih dua orang yang langsung mengkonfirmasi menjadi korban penipuan IF. Masing-masing diminta uang Rp 2 juta dan Rp 10 juta

Tayang:
Penulis: Budi Rahmat
Editor: Eko Sutriyanto
Tribun Pekanbaru / Budi Rahmat
IF saat menjalani pemeriksaan di BNN Pekanbaru, Selasa (15/12/2015) sore. IF mengaku sebagai dokter BNN Pekanbaru untuk melakukan penipuan. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - IF (22) yang diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru, Selasa (15/12/2015) siang mengaku menjaring korbannya melalui media sosial.

Dengan mengaku sebagai dokter BNN Kota Pekanbaru, IF meminta sejumlah uang pada korbannya.
Nominalnya bervariasi, mulai dari Rp 2 juta sampai 10 juta.

"Sejauh ini masih dua orang yang langsung mengkonfirmasi menjadi korban penipuan IF. Masing-masing diminta uang Rp 2 juta dan satu lagi diminta Rp 10 juta. Namun, korbannya baru membayar separo kepada pelaku, " terang Kepala BNN Pekanbaru AKBP Soekito.

Menurutnya, untuk meyakinkan korbannya pelaku memasang display picture (DP) di blackberry massanger miliknya.

Pelaku juga memposting gambar-gambar kegiatan BNN.

"Ketika ada yang bertanya, maka pelaku mengaku dari BNN. Kemudian pelaku juga menjanjikan pekerjaan dengan syarat sejumlah uang, " papar Soekito.

Terkait aksi penipuan tersebut, Soekito mengimbau masyarakat untuk melakukan klarifikasi langsung pada BNN Pekanbaru.

"Jangan sampai tertipu. Pastikan orang-orang yang mengaku bagian dari BNN ke kantornya langsung, " ujar Soekito.

Ditambahkannya penipuan yang dilakukan IF sedikit banyaknya merusak citra BNN.

Pasalnya selama ini tidak pernah dilakukan pemungutan biaya apapun untuk menjaid pegawai BNN.

"Adminsitrasi dilakukan secara online. Jadi konfirmasi pun langsung lewat media website. Tidak pernah langsung bertemu dengan pihak-pihak yang mengaku pegawai BNN, " terangnya.

Terpisah IF menyebutkan aksi penipuannya sudah dilakukan sejak bulan Oktober.

Korbannya orang yang dikenalnya.

"Biasanya saya tawarkan pada kawan-kawan atau yang saya kenallah, " terangnya saat ditemui di BNN Pekanbaru.

Diakuinya selain memposting foto-foto BNN, ia juga sengaja membuat name teks BNN.

"Name teks tersebut saya pesan di tempat reklame, "ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved