Kamis, 9 April 2026

Kota Bandung Tak Butuh Guru Asing Asal Negara Asean

Guru asal negara Asean boleh mentransfer ilmunya di Indonesia di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Editor: Sugiyarto
Istimewa
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Guru asal negara Asean boleh mentransfer ilmunya di Indonesia di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Tenaga pengajar dari negara Asean itu pun sudah diperbolehkan mengajar di Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana, mengatakan, belum ada tenaga pengajar asal negara Asean yang mau mengajar di sekolah-sekolah di Kota Bandung.

Kalaupun ada, tenaga pengajar asing itu berkebangsaan Eropa atau Amerika yang mengajar di internasional school.

"Belum ada guru dari negara Asean yang mau masuk setelah ada MEA ini," kata Elih menjawab pertanyaan Tribun di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kota Bandung, Jalan Pacuan Kuda, Kecamatan Arcamanik, Jawa Barat, Kamis (28/1/2016).

Menurut Elih, penggunaan tenaga pengajar asing memang ada prosedur dan proses perizinan yang harus ditempuh.

Hanya saja sekarang warga negara Asean lebih mudah masuk ke Indonesia di era MEA ini.

"Tapi tetap kalau untuk guru perizinannya harus pada kami dan kami hanya merekomendasikan. Penempatan kewenangan pusat," ujar Elih.

Dikatakan Elih, sekolah di Kota Bandung sendiri belum membutuhkan tenaga pengajar asing.

Menurutnya, tenaga pengajar yang ada saat ini masih bisa memberikan pengetahuan yang cukup bagi para muridnya.

"Masih belum terlalu butuh. Karena kompetensi guruiguru kita sudah kompeten," ujar Elih. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved