Mbah Jamal Rela Jualan Alas Setrika Agar Anak Bungsunya Dapat Wisuda

Meski berusia 79 tahun, Mbah Jamal tetap berjalan di bawah terik yang membakar Kota Amuntai, menjajakan alas setrika untuk uang kuliah anaknya.

Banjarmasin Post/Reni Kurniawati
Mbah Jamal (79) masih kuat berjalan sejauh lima kilometer sambil menjajakan alas setrika untuk menambah uang wisuda anaknya yang kuliah di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (5/5/2016). 

Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Reni Kurniawati

TRIBUNNEWS.COM, AMUNTAI - Meski berusia 79 tahun, Mbah Jamal tetap berjalan di bawah terik yang membakar Kota Amuntai untuk menjajakan alas setrika.

Sudah dua hari ini kakek  asal Banjarbaru berada di Amuntai menjajakan alas setrika. Ia berharap dagangannya terjual banyak di pameran Hari Jadi ke-64 HSU, namun kenyataannya hanya laku dua.

"Saya keliling saja ke pasar dan ke jalan yang banyak orang melintas, alhamdulillah hari ini sudah terjual 12," ungkap Mbah Jamal saat ditemui Banjarmasin Post, Kamis (5/5/2016).

Alas setrika yang dijual seharga Rp 60 ribu itu, Mbah jamal hanya mendapatkan untung Rp 2.500, di luar dari upah toko tempatnya mengambil barang.

Mbah Jamal mengaku lebih sehat saat bekerja dibanding menganggur dan berdiam diri di rumah. Di usia senjanya, ia mampu berjalan hingga lima kilometer.

Selain untuk dirinya sendiri, kakek tujuh anak ini tengah mengumpulkan uang untuk biaya sewa baju wisuda anak bungsunya di Universitas Lambung Mangkurat.

Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved