Breaking News:

Pengendara Mercy Menolak Diperiksa, Ternyata tak Punya SIM

Pria bernama Tresna Djajakusuma itu sempat terlibat perdebatan dengan anggota polisi yang menghentikannya.

Penulis: Muh Radlis
Editor: Wahid Nurdin
Tribun Jateng/Muh Radlis
FOTO ILUSTRASI - Johan Budiman sedang membuka rotator yang terpasang di atas jip hitamnya saat terjaring Operasi Patuh Candi 2016 di Jalan Dr Cipto, Semarang, Jumat (20/5/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Seorang pengendara mobil mewah Marcedes E 300 warna hitam B999SA menolak ditilang saat operasi Patuh Candi 2016 di Jalan Dr Cipto, Kamis (26/5/2016) siang.

Pria bernama Tresna Djajakusuma itu sempat terlibat perdebatan dengan anggota polisi yang menghentikannya.

Tresna dihentikan lantaran terlihat menelpon saat sedang menyetir.

Bukannya memberikan surat surat kelengkapan kendaraan, Tresna justru terlihat berusaha menelpon seseorang.

Setelah dipaksa anggota polisi untuk keluar, Tresna pun akhirnya nurut.

Meski memberikan surat surat mobilnya, Tresna tetap berusaha meloby polisi.

"Selesaikan disini saja lah pak," ujarnya.

Polisi pun menegaskan bahwa operasi hari itu langsung sidang di tempat.

"Iya selesaikan disana, sidang di tempat," kata polisi.

Polisi sudah menjelaskan bahwa operasi langsung sidang di tempat, namun Tresna tetap ngeyel tak mau diperiksa.

Bahkan sempat terjadi tarik menarik STNK antara polisi dengan Tresna.

"Ini tidak mau diperiksa, ternyata tidak punya SIM," kata polisi.

Tresna pun langsung digiring ke meja pemeriksaan untuk diberikan tilang lalu sidang di tempat.

"Sudah (sidang), denda Rp 50 ribu," kata Tresna singkat.(*)

Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved