Warga Sleman DIY Mengaku Diteror Api Misterius: 15 Titik Kebakaran di Rumah
Warga mendapati api misterius sudah menyala dan membakar sebuah kain microfiber yang berada di lantai dekat pintu rumah
Ringkasan Berita:
- Warga Sleman bernama Mutfiana mengaku mengalami kebakaran misterius berulang di rumahnya sejak Jumat malam lalu.
- Api muncul tiba-tiba membakar berbagai barang rumah tangga, meski tanpa sumber listrik maupun pemicu kebakaran jelas.
- Sedikitnya lima belas titik api dilaporkan muncul berpindah-pindah, termasuk sofa, kasur, boneka, dan kusen rumah.
TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Mutfiana warga Padukuhan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengaku heran barang-barang di rumahnya terbakar secara misterius.
Perempuan yang akrab disapa Fia itu menceritakan kejadian itu bermula pada Jumat malam menjelang Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu dirinya tengah menyetrika pakaian di dalam rumah.
“Tahu-tahu ada suara kayak ‘dok’ gitu. Karena di sini pakai GRC jadi suaranya keras banget. Saya langsung keluar kamar karena takut ada kecelakaan atau keributan di luar,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (25/5/2026).
Namun ketika keluar kamar, Fia justru mendapati api misterius sudah menyala dan membakar sebuah kain microfiber yang berada di lantai dekat pintu rumah.
Menurutnya, posisi kain tersebut jauh dari sumber api maupun aliran listrik. Saat kejadian juga tidak ada seorang pun yang merokok di sekitar lokasi.
“Itu kain microfiber buat lap mobil. Posisinya di tengah pintu, enggak ada listrik, enggak ada yang merokok, pokoknya enggak ada pemicu api,” katanya.
Fia mengaku baru menyadari benda yang terbakar itu merupakan kain microfiber setelah api berhasil dipadamkan menggunakan sekitar tiga liter air. Sebab, bentuk kain tersebut sudah nyaris hancur.
Padahal, sebelumnya kain itu digunakan untuk mengelap tumpahan es teh di lantai dan kemudian diletakkan di atas kursi.
“Seingat saya habis dipakai sore menjelang malam, terus saya taruh di atas kursi,” ucapnya.
Awalnya, Fia tidak terlalu memikirkan kejadian tersebut. Ia menganggapnya sebagai peristiwa yang mungkin terjadi begitu saja dan memilih melanjutkan aktivitasnya sebelum akhirnya tertidur.
Baca juga: WNI Asal Boyolali Jadi Anggota Pemadam Kebakaran Sukarela di Saga Jepang
Dua jam kemudian, tiba-tiba muncul api lagi. Namun sekitar satu hingga dua jam kemudian, ia kembali terbangun setelah mendengar anaknya seperti sesak napas. Saat terbangun, ia mendapati ruangan rumah sudah dipenuhi asap.
“Satu ruangan ini penuh asap, terutama yang di belakang,” katanya.
Setelah dicek, api kembali muncul di area sekitar lokasi kejadian pertama. Kali ini api membakar bagian kusen dan rangka pintu hingga meleleh.
“Apinya sebenarnya kecil, tapi gawang pintunya sampai meleleh,” ujarnya.
Meski panik, Fia berusaha tetap tenang dan segera memadamkan api menggunakan air. Setelah itu ia memeriksa seluruh ruangan karena khawatir muncul titik api lain yang membahayakan dirinya dan anaknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/API-MISTERIUS-di-Sleman.jpg)