Sabtu, 30 Agustus 2025

Dimas Kanjeng Ditangkap

Sebelum Tewas, Abdul Gani Basuh Kaki Mertua dan Sampaikan Hal Mengejutkan Ini

Ada momen mengharukan di balik tewasnya Abdul Gani yang diduga diotaki Dimas Kanjeng Taat Pribadi, begini kisahnya.

Editor: Robertus Rimawan
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Dimas Kanjeng Taat Pribadi digiring aparat Kepolisian menuju ruang pemeriksaan di Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (28/9/2016). Taat Pribadi ditahan Polisi karena diduga menjadi otak pembunuhan mantan jamaahnya. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM, BANYUWANGI - Ada momen mengharukan di balik tewasnya Abdul Gani yang diduga diotaki Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Begini kisahnya.

Sosok perempuan berbaju batik warna biru menunjukkan foto seorang laki-laki dari ponselnya.

"Ini suami saya Abdul Gani. Kami menikah pada Juni 2015," jelas perempuan yang bernama Erwin Hariyati seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (30/9/2016).


Kontributor Kompas.com Banyuwangi, Ira Rachmawati - Foto Erwin Hariyati bersama Abdul Ghani suaminya yang ditemukan tewas di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Abdul.Ghani adalah korban pembunuhan yanh diduga diotaki oleh Taat Pribadi, pemimpin Padepokan Dimas Kanjeng

Abdul Gani  merupakan seorang korban pembunuhan yang diduga diotaki oleh Taat Pribadi, pemimpin Padepokan Dimas Kanjeng yang berada di Probolinggo, Jawa Timur.

Sebelum ditemukan tewas di waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah, pada 14 April 2016, Abdul Ghani tinggal di Banyuwangi selama 3 hari.

Ada sebuah momen mengharukan sebelum akhirnya Abdul Gani ditemukan tak bernyawa.

Sebelum pulang, pengusaha asal Probolinggo tersebut sempat membasuh kaki ibu bapak mertuanya untuk meminta restu karena akan "perang" melawan Taat Pribadi.

"Waktu basuh kaki, suami saya bilang Pak, Bu, saya mau perang kalau saya masih selamat berarti Allah masih sayang saya."

"Kalau nggak selamat berarti saya harus menolong orang banyak," kata Erwin menirukan ucapan suaminya.

Sebuah pernyataan yang mengejutkan bagi keluarga.

Setelah itu, Erwin mengaku kehilangan kontak suaminya selama 2 hari.

Keluarga di Probolinggo juga sempat menghubungi Erwin untuk mencari Abdul Gani.

Ia kemudian mendengarkan kabar bahwa suaminya ditemukan tewas di waduk Gajah Mungkur Wonogiri.

"Saya shock saat itu dan sudah menyangka kalau kematian suami saya ada kaitannya dengan pedepokan."

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan