Sampah Antariksa Jatuh di Sumenep, LAPAN Sebut Sampah Terbesar dan Terbanyak
Jatuhnya sampah antariksa di Kabupaten Sumenep bukan untuk yang pertama kalinya terjadi di Indonesia.
Tayang:
Penulis:
Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Editor:
Sugiyarto
Tribun Jabar/Teuku Guchi
Empat benda misterius yang jatuh di Sumenep dipamerkan di kantor pusat sains antariksa LAPAN di Bandung. Empat sampah antariksa itu terdiri atas tiga tangki yang bertekanan dan dibungkus (Composite overwrapped pressurized vessel) dan pecahan kontrol panel atau sistem kontrol roket.
Menurutnya, hanya ada beberapa sampah antariksa yang jatuhnya dapat diprediksi lantaran bisa dikendalikan.
Antara lain laboratroium antariksa milik rusia yang jatuh pada 2003 dan sky lab milik Amerika serikat yang jatuh pada 1980.
"Semua diarahkan di lautan pasifik selatan. Selebihnya belum ada sampah antariksa yang jatuh secara terkontrol."
"Umumnya kalau objek yang jatuh besar itu akan ada peringatan dan ada informasi dari negara
pemilik," kata Thomas. (cis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sampah-antariksa_20161007_155702.jpg)