Sabtu, 30 Agustus 2025

Dimas Kanjeng Ditangkap

Ditawari Uang Rp 1 Juta jadi Rp 1,5 M, Meski Kurang Percaya AS Setor Juga ke Dimas Kanjeng

Awalnya, dia menjalani hidup seperti air mengalir tanpa target ekonomi yang muluk-muluk.

Editor: Hendra Gunawan
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Dimas Kanjeng Taat Pribadi digiring aparat Kepolisian menuju ruang pemeriksaan di Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (28/9/2016). Taat Pribadi ditahan Polisi karena diduga menjadi otak pembunuhan mantan jamaahnya. 

Jika uang AS kembali, milik temannya sampai kini nasibnya tak jelas. AS mengungkapkan, temannya ikut menjadi santri dan sudah menyetor Rp 10 juta. Temannya itu mendapatkan mahar gelang, cincin, foto, kantong kain. Sampai sekarang, temannya berharap uangnya bisa cair walaupun Dimas Kanjeng sudah ditangkap polisi.

“Teman saya itu sudah terlanjut setor mahar banyak. Uangnya juga belum cair. Jadi, dia terpaksa tetap menjadi santri Dimas Kanjeng sambil bermimpi uangnya cair dalam jumlah besar. Rp 10 juta yang disetor, ya dia harap cair Rp 15 miliar. Tap tak jelas sampai sekarang,” kisahnya.

Tak hanya itu, koordinator yang dia setor mahar juga terpaksa tetap menjadi koordinator karena santri yang menjadi pengikutnya terus menagih. Sementara itu, pencairan uang mahar tak kunjung cair hingga padepokan dipasangi garis polisi dan pengasuh Padepokan Dimas Kanjeng dibekuk polisi. (Ahmad Faisol)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan