Bayi yang Lahir dalam Kondisi Usus Terburai Meninggal Dunia
Kamis siang, bayi itu sudah dimakamkan di pemakaman umum di Jinglong, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.
"Mungkin saja, kalau kami ada uang saat itu, bisa jadi ceritanya lain. Namun, karena masih menunggu beberapa hari, untuk mencari pinjaman, sehingga anak saya baru bisa diberangkatkan kemarin ke RS Malang. Akibatnya, ususnya terlalu lama di luar, sehingga berakibat fatal seperti ini. Ya mau gimana lagi, kami hanya bisa pasrah," paparnya.
Seperti diketahui, Minggu (13/11/2016) lalu, bayi malang itu dilahirkan dengan kondisi ususnya terburai keluar perutnya namun, karena belum ada biaya, sehingga bayi itu tak juga dioperasi.
Padahal saat itu, dokternya sudah menyarankan agar si bayi itu segera diberangkat ke RS di Malang, untuk segera dioperasi, agar ususnya tak sampai infeksi.
Kata dokternya, bayi itu terkena penyakit bawaan lahir atau Hernia Umbilitalis (keluarnya usus dari tali pusar).
Untuk mengatasi penyakit ini, bayi itu harus segera dioperasi, untuk memasukkan kembali ususnya tersebut.
Itu harus di Malang, di antaranya diberi pilihan, di RS Husada Bunda, dan RS Hermina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-meninggal_20151126_165746.jpg)