Jumat, 1 Mei 2026

Ditinggal Sang Kakek, Seorang Pria di Jeneponto Sudah Lima Tahun di Pasung di Rumah Hampir Rubuh

Seorang warga Jeneponto, Bora (38), terpaksa dipasung keluarganya karena menderita gangguan jiwa.

Tayang:
Editor: Adi Suhendi
Kompas.com
ILUSTRASI : Kaki dipasung 

TRIBUNNEWS.COM, JENEPONTO - Seorang warga Jeneponto, Bora (38), terpaksa dipasung keluarganya karena menderita gangguan jiwa.

Ditemui tribunjeneponto.com di rumahnya, Kampung Balangloe, Kelurahan Balang Beru, Kacamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (14/01/2017) pagi, Bora terlihat terbaring sendiri di atas rumah panggung yang nyaris rubuh.

Kaki kananya terikat rantai besi yang dililit pada tiang rumah.

Sejumlah mangkuk makanan terlihat berserakan disamping Bora.

Seisi rumah terlihat berantakan bak tak terurus.

Seperti itulah keseharian Bora semenjak ditinggal sang kakek.

"Sudah lima tahun dia (Bora) diikat seperti itu semenjak kakek Sapa meninggal dunia," kata kakak Bora, Ringgi (40).

Bora yang sejak kecil tinggal bersama kakeknya Sapa dan adiknya Sala, merasa syok ditinggal sang kakek yang tutup usia kala itu.

Saudaranya Sala turut meninggalkan Bora dan hengkang ke Makassar.

Bora pun hidup seorang diri dan membuatnya frustasi.

"Itu rumah awalnya bagus terawat, tapi waktu Kakek Sapa meninggal dan Sala ke Makassar, Bora mulai stress dan sering mengamuk," ujar Ringgi yang setia menyediakan makan dan mengurus kelansungan hidup Bora.

Lima tahun dipasung, tidak menggugah hati pemerintah setempat untuk mengulurkan bantuannya.

"Tidak pernah dapat bantuan, raskin segala macam itu bantuan tidak pernah dia dapat," ucap sang kakak, Ringgi.

Dirinya pun berharap agar Bora segera sembuh dan dapat kembali hidup normal layaknya masyarakat pada umumnya.

"Mau dibawa ke rumah sakit jiwa tapi tidak ada biaya, semoga pemerintah bisabantu kasian," tutur Ringgi penuh harap.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved