Selasa, 14 April 2026

Raja Arab Saudi ke Indonesia

Fulus Turis Arab Saudi Lebih Yahud, Kedatangan Raja Salman Dongkrak Wisata Bali

Pelesiran Raja Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud bersama rombongan besarnya ke Bali bisa jadi promosi untuk keindahan Pulau Bali.

Editor: Y Gustaman
TRIBUN BALI/PRIMA/DWI/ISTIMEWA
Tangga motorized atau ekskavator yang khusus digunakan oleh Raja Salman mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Ngurah Rai, Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, AA Seri Kusniarti

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Pelesiran Raja Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud bersama rombongan besarnya ke Bali bisa jadi promosi untuk keindahan Pulau Bali.

Kedatangan Raja Arab Saudi itu pada 4 sampai 9 Maret nanti diharapkan bisa memicu ketertarikan turis Timur Tengah untuk lebih banyak lagi datang ke Pulau Dewata.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku, pihaknya tidak ingin menyia-nyiakan kunjungan Raja Salman ke Bali.

Pariwisata sudah menyiapkan berbagai berita tentang pelesiran Raja Salman ke Bali itu untuk disebarluaskan ke seluruh dunia, termasuk ke negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Baca: Tempat Menginap Raja Salman dan Rombongan di Bali Serba Rahasia

Baca: Pengamanan Raja Salman dan Rombongan Besar Berlibur ke Bali Masih Dibahas

Baca: Gubernur Bali Mendadak Dipanggil Presiden Jokowi Terkait Raja Salman?

Baca: Kursus Leak Gratis, Syaratnya Peserta Disumpah Amalkan Ilmu untuk Kebaikan

Baca: Benarkah Leak Dianggap Negatif? Baca Pemaparannya

“Pasti dampak positifnya akan sangat besar. Ini akan menarik orang-orang Timur Tengah untuk mengunjungi Bali khususnya, atau Indonesia secara umum,” kata Arief di Jakarta kemarin.

Arief mengaku turis asal Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, tidak terlalu banyak yang mengunjungi Indonesia. Secara nasional kunjungan turis Timur Tengah ke Indonesia sebanyak 200 ribu orang per tahun.

Dari waktu ke waktu, jumlah kunjungan turis Timur Tengah mengalami kenaikan yang lumayan besar. Di Bali, jumlah turis Timur Tengah sejak 2012 hingga 2016 selalu mengalami kenaikan hampir 40 persen.

Pada 2012, jumlah turis Timur Tengah ke Bali masih sebanyak 8.079 orang, dan tahun 2016 telah mencapai sebanyak 48.824 orang.

Menurut Arief, kunjungan turis Timur Tengah ke Thailand jauh lebih besar jika dibandingkan ke Indonesia, yakni sebanyak 600 ribu orang.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved