Selasa, 7 April 2026

Sebelum Dibunuh, Korban Pegang-Pegang Alat Vital Pelaku

Pelaku pembunuhan, Mahfud Hudori (23), ditangkap saat tengah menyatap makanan di sebuah warung makan di Banyuwangi, Jawa Timur

Editor: Eko Sutriyanto
istimewa
Petugas kepolisian saat melaksanakan olah tkp di penemuan mayat di Jalan Gunung Salak, Gang Esa, Denpasar, Bali, Sabtu (25/2/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Bali I Gusti Agung Bagus Angga Putra

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Dalam jangka waktu kurang dari 24 jam, tim gabungan Polsek Denpasar Barat dan Polresta Denpasar berhasil memecahkan kasus pembunuhan di Jalan Gunung Salak Gang Esa, Banjar Abasan, Desa Padangsambian Kelod,Denpasar Barat, yang menewaskan Imran Handani (34).

Pelaku pembunuhan, Mahfud Hudori (23), ditangkap saat tengah menyatap makanan di sebuah warung makan di Banyuwangi, Jawa Timur.

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Bali, pelaku yang bekerja di sebuah warung makan di Kuta ini berupaya kabur ke kampung halamannya di Bondowoso, Jawa Timur.

Tim opsnal Polsek Denpasar Barat yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra R.A, meluncur ke Jawa Timur setelah memperoleh informasi yang cukup mengenai keberadaan pelaku.

Baca: Pembunuhan Di Jalan Gunung Salak, Ini Dugaan Pemicunya

Terungkapnya kasus pembunuhan ini, menurut informasi dari kepolisian yang diterima Tribun Bali, berawal dari pemeriksaan terhadap para saksi.

Korban Imran Handani, sesaat sebelum ditemukan tewas bersimbah darah di Gang Esa, diketahui sempat minum-minum bersama empat orang kawannya.

Jumat (24/2/2017) malam, Imran minum-minum di kamar kos Amir Purbo (23) yang berlokasi tak jauh dari TKP.

Di dalam kamar, Imran berkumpul sambil minum arak bersama lima orang rekannya, Amir Purbo, Mahfud, Eri, Budi dan Latiful.

Saat acara minum-minum itu, Purbo melihat Mahfud terlihat kesal gara-gara Imran melakukan hal yang tak senonoh terhadap Mahfud.

Baca: Pelaku Pembunuhan Imran di Jalan Gunung Salak Ditangkap di Pelabuhan Ketapang

Kebetulan, saat itu keduanya duduk bersebelahan di atas kasur.

"Waktu sedang asyik minum, saksi melihat pelaku kesal saat korban memegang kemaluan pelaku. Soal itulah yang mungkin memunculkan niat pelaku menghabisi korban," beber anggota polisi yang tidak berkenan namanya ditulis ini, Minggu (26/2/2017) sore.

Dalam kondisi marah, Mahfud tiba-tiba mengajak korban pergi keluar membeli makanan dan meninggalkan empat orang lainnya.

Tim buser SatReskrim Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Barat menangkap MH, pembunuh Imran H yang tewas ditikam di Jalan Gunung Salak Denpasar Barat, kemarin Sabtu (25/2/2017).
Tim buser SatReskrim Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Barat menangkap MH, pembunuh Imran H yang tewas ditikam di Jalan Gunung Salak Denpasar Barat, kemarin Sabtu (25/2/2017). (istimewa)
Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved