Mengejutkan, Ini Kata Kristina Saat Mengetahui Sang Ayah Bunuh Ibundanya
Kristina bersedih namun tidak patah semangat dan bertekad meneladani ibunya yang bernasib buruk namun tidak menyerah pada nasib
TRIBUNNEWS.COM, BITUNG - Kristina Hilato (15) geram saat memandang foto ayahnya BH (52) di layar sebuah ponsel milik seorang temannya, Selasa (18/4) di rumah neneknya di Kelurahan Bitung Timur Lingkungan 6.
BH diduga membunuh istrinya Faridah Abdul (39) dalam peristiwa berdarah di Pasar Winenet Selasa (18/4) sekira pukul 4.30 Wita.
Ia menikam Faridah dengan pisau sebanyak satu kali setelah memergokinya berboncengan dengan seorang pria dan menduga pria itu selingkuhan korban.
Korban tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit Angkatan Laut.
Akibat peristiwa itu, Kristina bersama tiga adiknya yakni Marsya (10), Muh iksan (4) serta Zulkifli (3) kini terpaksa tinggal di rumah neneknya.
Siang itu, mereka sedang menantikan tibanya jenazah sang ibu dari RS Kandou Malalayang.
"Saya ingin ia dihukum seperti ia menghabisi Mama," kata dia.
Wajah dalam foto itu mirip benar dengan dirinya. Kenyataan bahwa dari empat bersaudara, dirinyalah yang paling mirip sang ayah, membuatnya sangat kesal. "Saya benci dia," kata dia.
Kristina coba menguatkan hati namun tidak sanggup menahan airmatanya kala melihat kedua adiknya Moh Iksan dan Zulkifli yang berlari-larian tak jauh dari tempatnya.
Wajah kedua anak itu sangat mirip ibunya."Mereka mirip ibu," kata dia.
Dikatakan Kristina, ayah dan ibunya sudah lama pisah. Mereka tinggal bersama ibunya di suatu tempat kos di dalam Pasar Winenet.
"Ibu yang biayai kami dari usaha menjual sayur di pasar," kata dia.
Ungkapnya, sang ibu adalah sosok pekerja keras.
Ia bangun dini hari, cari sayur kemudian menjualnya di pasar. Sembari bekerja, Faridah mengasuh anak-anaknya.
Pukul tujuh pagi, ia menyempatkan diri mengantar Mohamad Iksan yang masih duduk di bangku TK.