Selama Dua Jam, Penjual Perhiasan Imitasi Asal Tiongkok Dikejar Petugas Imigrasi
Petugas Kantor Imigrasi Kelas Satu Manado baru bisa menangkap Cangsang, setelah masyarakat yang ikut berjualan membantu menangkap
"Saya tidak tahu, makanya saya terus berjualan," kata dia.
Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Manado, Perwira Hasibuan mengatakan sejak tahun lalu Cangsang sudah menjadi target Kantor Imigrasi Manado.
"Kami sudah memburu dia sejak tahun lalu, tapi selalu berpindah tempat tinggal," kata Hasibuan.
Barulah tadi pagi, ia mendapatkan Informasi dari Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) bahwa Cangsang sedang berada di pasar Beriman Tomohon.
"Kami langsung ke lokasi dan menangkap dia, tapi ketika didekati WNA ini melarikan diri, untung saja masyarakat di pasar juga ikut membantu penangkapan," ujar dia.
Setelah ditangkap dan dimintai paspor Cangsang mengaku ada, namun ketika hendak ke tempat tinggalnya ternyata paspornya tidak ada lagi.
"Dia bilang sedang dikirim ke Jakarta, tapi kami masih lakukan penyelidikan lagi. Saat ini Cangsang sudah kami tahan di Kantor Imigrasi Manado," tandasnya. (nie)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/wna-tiongkok_20170506_201419.jpg)