Breaking News:

Ramadan 2017

Ramainya Aktivitas di Masjid Kuno Kyai Ageng Muhammad Besari, Terlebih di Malam Jumat Kliwon

Masjid Jami' Tegalsari selalu ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah. Ribuan warga tersebut, datang untuk mengikuti istighozah dan berziarah.

Surya/Rahadian Bagus
Masjid Tegalsari, masjid kuno yang dibangun Kyai Ageng Muhammad Besari di Ponorogo. SURYA/RAHADIAN BAGUS 

TRIBUNNEWS.COM, PONOROGO - Masjid Tegalsari secara administratif terletak di Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur.

Masjid ini menyatu dengan pondok pesantren dengan luas tanah 45000 m².

Apabila diamati dari depan, tidak tampak sebagai masjid kuno yang bersejarah, sebab pada bagian depan masjid telah dibangun bangunan baru.

Namun jika dilihat dari dalam, tampak struktur bangunan dari kayu jati berusia ratusan tahun.

Dulunya Masjid jami' Tegalsari dikelilingi pagar tembok setinggi sekitar 1,5 meter. Sementara, bangunan pagar pada saat ini merupakan bangunan baru.

"Dulu juga terdapat parit dan kolam yang menuju ke arah sungai kayang di utara dan barat masjid, sekarang sudah tidak ada," kata Ketua Yayasan Kyai Ageng Muhammad Besari, Kunto Pramono (58), Jumat (9/6/2017) saat ditemui.

Kunto mengatakan, serambi masjid berbentuk segi empat berukuran 13,56 X 16,20 meter.

Di dalamnya terdapat 12 tiang dari balok kayu jati. Pada dindingnya terdapat prasasti purna pugar dan juga kaligrafi.

Sementara itu, ruang utama masjid berbentuk bujur sangkar dengan luas sekitar 16,25 meter X 16,25 meter.

Di dalam ruang utama terdapat tiang kayu penyangga sebanyak 36. Dari jumlah itu, 22 tiang di antaranya berbentuk bulat dan 14 di antaranya berbentuk segi empat.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved