Kamis, 21 Mei 2026

Saking Cemburunya, Selamet Mengunci Nenek Rohaya di Rumah Jika Dia Hendak ke Luar

Saat itu Selamat sedang berbelanja kebutuhan di warung sebelah rumahnya, lantaran cemburu Selamat mengunci pintu dari luar rumah.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Sriwijaya Post/Leni Juwita
Rumah Nenek Rohaya dan Selamat Riyadi. SRIWIJAYA POST/LENI JUWITA 

TRIBUNNEWS.COM - Setelah menikah, Selamat (16) menjadi posesif kepada istrinya Rohaya (71). Bahkan saat hendak keluar rumah, Selamat mengunci Rohaya di dalam rumah.

"Dio ini cemburu nian, aku dikuncinyo dari luar dia takut aku melirik-lirik laki-laki lain," kata Rohaya yang ditemui di rumahnya di Desa Karangendah, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan.

Saat itu Selamat sedang berbelanja kebutuhan di warung sebelah rumahnya, lantaran cemburu Selamat mengunci pintu dari luar rumah.

Namun nenek tiga cucu ini keluar dari pintu dapur dan duduk menunggu suaminya di luar rumah.

Tak lama kemudian, Salamat pulang dari warung dan langsung menarik Rohaya masuk ke dalam rumah.

Meskipun dipaksa masuk ke dalam rumah dan langsung dirangkul oleh Selamat, wanita yang sudah tiga kali menikah ini pasrah saja dan langsung duduk di samping sang suami yang usianya terpaut 55 tahun ini.

Rohaya yang lebih banyak bercerita mengaku menyayangi Selamat dan rela berbagi suka dan duka bersama suami ketiganya ini.

Meskipun pernikahan Rohaya dan Selamat terkesan kurang mendapat dukungan dari pihak keluarga Rohaya, tapi wanita lanjut usia ini tetap yakin kalau Selamat adalah jodoh yang dikirimkan Allah untuknya.

"Dua suami sebelumnya sudah meninggal semua, ini suami yang ketiga," ujar wanita yang rambutnya masih tetap hitam tanpa uban ini.

Rohaya binti Kiagus Muhammad Jakfar (71) dan Selamat Siyadi Bin Husni (16).
Rohaya binti Kiagus Muhammad Jakfar (71) dan Selamat Siyadi Bin Husni (16). (Sriwijaya Post/Leni Juwita)

Nenek dan Brondong
Pasangan menikah beda usia ini ditemui Sriwijaya Post, Senin (3/7/2017).

"Alhamdulillah, kami sudah resmi menikah," kata Selamat yang langsung diiyakan oleh Rohaya.

Baik Selamat maupun Rohaya mengaku pernikahan mereka sempat ditentang pihak keluarga masing-masing.

Kini Selamat mengaku sangat bahagia karena wanita yang dulu dipanggil bibik ini sudah menjadi isteri sahnya.

Selamat mengaku sangat mencintai Rohaya, begitu juga sebaliknya.

Proses pernikahan keduanya dilakukan di rumah Ketua RT 01 Desa Karangendah Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved